Secapek-capeknya pekerjaan di dunia, adalah pekerjaan yang dilakukan hanya demi pujiannya manusia.
Sudahlah terkadang lama mempersiapkannya..
Niat bikin kejutan, niat pingin sanjungan.
Keluar biaya yang tak sedikit pula.
Eh.. begitu dipuji, pujiannya hanya sekejap masa. Besok pun, mereka sudah lupa.
Dan harus selamanya demikian lagi untuk kembali dipuji, diingat dan dinilai istimewa.
Ini jadi pelajaran..
Hidup jangan dipakai untuk menyenangkan manusia. Pasti capek dan menguras harta, waktu dan tenaga.
Kalau mau melakukan sesuatu, lakukanlah hal itu karena Alloh saja.
Insyaallah enteng di hati.
Dan terkadang, jauh lebih mudah cara dan persiapannya.
Menyenangkan manusia itu terbukti sulit adanya. Beragam upaya sudah dilakukan.. tapi terkadang responnya tak sesuai dugaan kita.
Guru saya mengingatkan...
"Muliakan tamumu sekuatmu, senangkan orang lain semampumu. Tapi jangan berharap mereka senang dan memuji caramu. Sebab tugasmu hanya berbuat baik, bukan dinilai jadi orang baik."
Jika menyenangkan makhluk itu teramat sulit.. ternyata menyenangkan Alloh malah jauh lebih mudah. Bahkan dengan istighfar mu pun, Alloh sudah teramat senang luar biasa
"Sesungguhnya Alloh itu begitu bergembira dengan taubat hamba-Nya melebihi kegembiraan seseorang di antara kalian yang menemukan kembali untanya yang telah hilang di suatu tanah yang luas.” (HR. Bukhari & Muslim)
Maka hiduplah di dunia ini dengan visi yang jauh lebih jelas dan sederhana..
Yakni.. cukup senangkan Alloh saja.
Sudahlah hati bahagia.. plus lebih minim tenaga.