Bahkan.. semut saja tahu bahwa ia harus berkeliling ke setiap sudut rumah dan tempat untuk mendapat rezeki.
Mereka tidak tahu dimana letaknya. Tapi semut-semut itu mengerti, bahwa bergerak mencari.. pasti ketemu.
Demikian pula rezeki kita..
Alloh tidak pernah memberitahukan dimana letaknya.
Alloh hanya menyuruh kita untuk berjalan mencarinya. Nanti pasti ketemu.
هُوَ الَّذِيْ جَعَلَ لَـكُمُ الْاَ رْضَ ذَلُوْلًا فَا مْشُوْا فِيْ مَنَا كِبِهَا وَكُلُوْا مِنْ رِّزْقِهٖ ۗ وَاِ لَيْهِ النُّشُوْرُ
"Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu yang mudah dijelajahi, maka jelajahi lah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan." (QS. Al-Mulk: 15)
Keliling aja.. nanti insyaallah bakal ketemu rezeki yang pas untuk jadi wasilah penghidupan.
Jangan bilang Alloh tidak memberi rezeki jika ternyata dirimu sendiri yang membatasi langkah.
Enggan bergerak.. enggan usaha.
Tak mau mengubah model ikhtiar.
Capek sedikit berhenti..
Panas sedikit ngeluh..
Jauh sedikit males.
Padahal kuncinya rezeki adalah terus bergerak.
Bahkan berpindah jika diperlukan.
Jika nampaknya tempat dimana kita tinggal tak lagi bersahabat.
Bumi Alloh itu luas. Jangan batasi rezeki hanya karena mager. Enggan bergerak..
Dan baca ayatnya..
"Makanlah sebagian rezeki dari Alloh."
Tugas kita itu memakan rezeki, bukan pencipta rezeki.
Jangan pusing darimana datangnya.
Asal mau bergerak keluar rumah, insyaallah itu jadi jalannya. Aamiin.