"Halah.. nyuruh ngaji terus. Wong banyak juga yang ngaji tetap miskin, yang sholat juga tetap susah."
Kawan..
Ngaji itu tidak menjaminkan jadi orang kaya. Demikian juga dengan sholat dan ragam ibadah lainnya.
Tapi satu hal yang pasti.
Bahwa dengan ngaji, dengan ibadah kepada Alloh. Setiap masalah yang datang kepadamu hatimu lebih tenang menghadapinya.
Lebih kalem.
Tidak panikkan.
Dan yang paling penting, tidak berburuk sangka kepada Alloh.
Setiap ujian akan terasa ringan sebab adanya ilmu di dalam dada serta keimanan di dalam hati.
Hidup boleh berat.. tapi jangan tinggalkan sholat.
Hidup boleh capek-capeknya, tapi ngaji jangan sampai lupa.
Karena salah satu musibah yang terbesar yang dirasakan seorang hamba adalah..
Ketika ia kehilangan baik sangka dan kesabaran atas apa yang Alloh tetapkan baginya. Itulah musibah.
Alhasil..
Ia gagal mengartikan ujian Alloh untuknya.
Ibarat seorang murid yang sedang menghadapi ujian.
Ia gagal bukan karena tidak bisa mengerjakan.. tapi gagal sebab salah mengartikan maksud soalnya.
Maka apapun yang dikerjakannya akan mengarah salah.
Rumusnya keliru, langkahnya keliru.
Demikian dengan ujian..
Setiap ujian yang Alloh kirimkan, seringkali disalah artikan banyak hamba karena kurangnya ketenangan dan kurangnya ilmu.
Nah..
Itulah gunanya ngaji dan ibadah.
Ngaji itu nambahi ilmu.
Ibadah itu menambah ketenangan batin sehingga tidak salah mengambil sikap.