Saya yakin.. banyak diantara kita bukanlah orang lemah. Yang ketika sedang dalam fase jatuh dan terpuruk.. lantas merengek dan minta dibantu.
Kadang.. kita hanya butuh diberi waktu sebentar dan ditanya kabar.
Terlebih oleh mereka yang selama ini kita anggap dekat dan paling kita percaya.
Tak peduli apa kata dunia..
Kita hanya butuh kalimat dari mereka yang dekat ini.
"Nggak papa.. jangan paksakan diri kalau sekarang keadaannya sedang tidak baik dan tidak memungkinkan.
Kamu slow down dulu. Tak apa pelan-pelan. Kalau perlu.. Istirahat dulu sebentar. Yang lain biar aku urus dulu. Nanti lanjut lagi kalau sudah siap."
Kata semacam itu yang kadang sebenarnya dinanti oleh mereka yang sedang jatuh dan terpuruk.
Diizinkan beristirahat setelah semua usaha dan upayanya Alloh takdirkan tak berbuah hasil.
Kita semua pasti ingin bangkit cepat. Tapi apa daya.. tak semua keadaan bisa kita kendalikan.
Karena tak semua orang punya bahan bakar yang sama untuk bangkit setiap kali jatuh dalam kehidupan.
Ada yang bangkit dengan cepat karena modal dan dukungan keluarganya begitu besar. Namun ada yang lambat dan butuh waktu, sebab sumber daya yang terbatas.
Meski begitu.. insyaallah, mereka bukan orang lemah. Mereka yang lambat dan terbatas pun pasti ingin tetap bangkit dan maju berjuang.
Hanya saja.. tunggu sebentar ya, izinkan kami bernafas.
Tapi juga jangan lupa..
Bagi antum yang sedang jatuh dan terpuruk saat ini. Harapan untuk dimengerti orang lain jangan terlalu dibesar-besarkan dan terlalu dinanti-nanti.
Karena terkadang.. bukannya jadi sebab bangkit. Terlalu berharap malah jadi sebabnya semakin bertambah sakit.
Sakit pertama karena kegagalan..
Sakit yang kedua sebab kekecewaan karena tidak diperhatikan oleh orang terdekat.
Kalau memang tak juga ada yang mengerti..??
Diam saja. Simpan jatuhmu dan susahmu.
Ceritakan kepada Alloh saja. Berharap kepadaNya. Banyakin berdoa dan minta dikuatkan dan dibesarkan baik sangka atas takdirNya.