KADANG PERLU DIBAWA SANTUY

13 December 2025 Andre Raditya

Tidak ada satu pun keluarga yang adem ayem terus menerus tanpa masalah..

Bahkan keluarga para Nabi pun pernah mengalami fase-fase masalah dan kecemburuan.

Bedanya dengan awam, dan ini yang harus kita jadikan sebagai pembelajaran.

 

Ketika ada masalah..

Masalah itu dibagi dalam 2 perkara.

📝 Kalau masalah itu hanya perkara urusan dunia..?? Maka dibuat santuy aja.

Easy going. Gak usah dibikin panjang.

Gak usah ribet-ribet.

 

Misalnya..

Ketika Bunda Aisyah Radhiallahu'anha sedikit ngambek yang berdampak, beliau Radhiallahu'anha memukul piring yang berisi hidangan untuk para tamu Nabi Shollallahu’alaihi wa sallam..

Qadarullah piring itu pecah.

Nabi ﷺ tidak marah. Bahkan kembali mengumpulkan makanan yang jatuh, lalu mempersilahkan para tamu santai dan kembali menikmati jamuan sambil berkata..

غَارَتْ أُمُّكُمْ

“Ibu kalian (yaitu ‘Aisyah) sedang cemburu.” (HR. Bukhari no. 5225)

 

Sesantai itu kawan.

Contoh lainnya..

Ketika Rasulullah ﷺ bertanya adakah makanan untuk sarapan kepada Bunda Aisyah. Dijawab oleh bunda Aisyah..

"Wahai Rasulullah (ﷺ) kita tidak memiliki makanan sedikit pun."

Maka tanggapan beliau, "kalau begitu, akau akan berpuasa hari ini." (HR. Muslim)

 

Dan masih banyak lagi contoh betapa santainya Rasulullah sholallahu'alaihi wa salam menanggapi permasalah yang ada dalam rumah tangga beliau ketika masalah itu urusannya hanya perkara dunia saja.

Tak jadi soal. Tak jadi masalah. Dan tak perlu dibesar-besarkan.

 

Padahal.. 2 contoh kasus di atas bisa saja jadi sebabnya seorang suami marah kalau mau dibikin panjang.

📝 Dan jenis masalah yang kedua adalah..

Masalah yang ada kaitannya dengan urusan akhirat.

 

Nah.. kalau ini..?? Maka harus segera

Segera diselesaikan.

Dan solusi yang dipilih, adalah apa yang dikehendaki oleh Alloh dan RasulNya.

Bukan lagi tentang maumu atau mauku.

Bukan lagi tentang sukanya aku atau sukanya kamu.

 

فَاِ نْ تَنَا زَعْتُمْ فِيْ شَيْءٍ فَرُدُّوْهُ اِلَى اللّٰهِ وَا لرَّسُوْلِ اِنْ كُنْـتُمْ تُؤْمِنُوْنَ بِا للّٰهِ وَا لْيَـوْمِ الْاٰ خِرِ ۗ ذٰلِكَ خَيْرٌ وَّاَحْسَنُ تَأْوِيْلًا

"Kemudian, jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Alloh (Al-Qur'an) dan Rasul (Sunnahnya), jika kamu beriman kepada Alloh dan hari kemudian. Yang demikian itu, lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya." (QS. An-Nisa': 59)

 

Insyaallah pasti beres. Pasti bener.

Meski mungkin berat awalnya hati menerima. Tapi jika kita memilih apa yang Alloh dan RasulNya ridhoi.. hasil akhirnya pasti sempurna.

Bagikan Artikel Ini:

Artikel Lainnya

3 PEMBERIAN ALLOH YANG AMAT BESAR
andre raditya

3 PEMBERIAN ALLOH YANG AMAT BESAR

Kalau Alloh sudah memberikanmu 3 hal ini.. Maka berbahagialah. Sebab 3 hal ini sudah lebih dari cukup untuk membuatmu bahagia di dunia selamanya. D...

3 weeks ago Read
TAK BISA MELAWAN WAKTU
andre raditya

TAK BISA MELAWAN WAKTU

Ingatlah.. meski hari ini kamu kuat.. Terkenal, populer, punya banyak harta dan bisa mengakses semua kesenangan. Tapi ingatlah juga, suatu saat kam...

3 weeks ago Read
JANGAN BANYAK NGANGGUR
andre raditya

JANGAN BANYAK NGANGGUR

Pandai-pandailah jadi orang yang sibuk dalam amal sholeh. Cari kegiatan sebisamu.   Karena ketika engkau mulai banyak diamnya, banyak ngang...

3 weeks ago Read