Saya belajar..
Bahwa ternyata kedewasaan itu tidak selalu dimiliki oleh mereka yang umurnya sudah banyak. Bukan juga oleh mereka yang fisiknya telah menua.
Ternyata, Kedewasaan itu adalah..
Ketika kita sudah mulai menghindari banyak drama yang tidak perlu.
Berusaha menghindari sejauh mungkin konflik dengan orang lain. Dan tak lagi ingin berurusan dengan segala sesuatu yang hanya menambah stress di pikiran.
Kalau bukan urusanku, berarti aku tak perlu terlalu banyak tahu.
Kalau bisa memilih tenang, maka itulah yang diutamakan.
Mulai berani menyingkir dari orang-orang yang tidak menaruh hormat kepada kita.
Dan mulai fokus dengan orang-orang yang memberikan kita ruang di hati mereka.
Circle pergaulan mulai diperkecil.
Teman mulai diseleksi.
Sahabat dekat pun mulai dikurangi.
Bukan karena tak ingin bergaul, melainkan karena mulai paham, dengan siapa saja hal-hal penting dalam hidup bisa dibicarakan. Dari pada cerita ke orang yang salah dan berujung drama serta fitnah.
Kedewasaan juga berarti..
Mulai menempatkan ketenangan, kebahagiaan dan apa-apa yang meningkatkan kecintaan kepada Alloh di atas segala hal.
Tak lagi mengejar kesenangan jangka pendek, tapi lebih ingin bersiap menuju akhirat yang pasti mendekat.
Mulai seneng melihat orang lain seneng.
Mulai nyaman melihat orang lain akur.
Mulai bahagia ketika memberikan sebagian dari milik kita kepada orang lain dari pada menyimpannya tanpa manfaat.
Menyikapi cinta kepada pasangan pun juga begitu..
Cintanya bukan lagi karena nafsu. Bukan lagi karena kamu hanya milikku, tapi aku mencintaimu karena ingin ditemani dalam mencintai Alloh ﷻ.
Konon.. jika beberapa ciri itu sudah mulai antum rasakan?? Maka itulah fase kedewasaan.
Mulai tenang..
Mulai mikir yang penting.
Dan sudah mulai mikirin persiapan mati dari pada sekedar pencapaian duniawi.
Bukan karena tak suka, tapi mulai sadar.. ujungnya ditinggal juga.