Penyakit yang paling sering terjadi dalam sebuah hubungan.
Dan ini yang jadi salah satu sebab rusaknya hubungan antara dua pihak yang awalnya baik-baik saja dan sering bersama.
Baik itu pernikahan, pertemanan, rekan bisnis, atau apapun saja..
Penyakit itu bernama.. "Merasa yang paling banyak berkorban dalam menjaga hubungan."
Ketika di antara 2 pihak sudah terdapat perasaan paling banyak berkorban pada salah satunya..
Maka saat itulah sebuah hubungan mulai menampakkan benih-benih kerusakannya.
Karena ketika ada yang merasa paling banyak berkorban..
Saat itulah, pasti ada yang selalu harus dipenuhi egonya.
Ada yang selalu harus diakui peranannya.
Diapresiasi pengorbanannya. Dan selalu harus merasa dikasihani karena semua kelelahannya.
Di satu sisi, pihak tersebut lupa..
Bahwa semua ini adalah kerja bersama.
Ia (yang merasa paling itu) lupa berterima kasih dan lupa mengingat kebaikan partnernya.
Meskipun.. memang ada sebagian orang yang seolah tidak mau mengupayakan kebaikan dalam sebuah hubungan.
Cirinya??
● Tidak mau tabayun.
● Menghindar jika diajak diskusi perkara yang penting.
● Tidak menjalankan kewajibannya.
● Selalu merasa lemah dan tak bisa melakukan apapun.
● Selalu berdalih dengan kalimat, "bisaku ya begini." Atau "kalau nggak mau terima aku apa adanya ya sudah".
Selama bukan ciri-ciri di atas..
Insyaallah partner dalam hubunganmu layak untuk dipertahankan.
Jangan merasa yang paling berkorban..
Setiap orang pasti punya caranya sendiri dalam berjuang mempertahankan hubungan. Mungkin hanya butuh waktu lebih paham cara masing-masing saja.