PENGHISAP ENERGI YANG TAK DISADARI

28 May 2025 Andre Raditya

Kawan.. ada satu perilaku berbahaya yang tanpa kita sadari, hal itu ternyata amat sangat menyedot energi kita dari waktu ke waktu.

 

Apa itu??

Mengumpulkan barang dan cenderung berat hati ketika harus melepasnya.

Seneng ngumpulin sesuatu meski belum perlu. Dan bahkan enggan menyingkirkannya atau membuangnya meskipun sudah tidak ada lagi manfaatnya.

Berdalih hal itu penuh kenangan.

Berdalih ini diperoleh dengan perjuangan. Dan sejenisnya..

Padahal kenyataannya, dirawat pun tidak.

Bahkan kalau tidak kelihatan pun juga gak dicari. Tapi begitu kelihatan, sayang (eman) rasanya jika harus membuangnya.

Dalam dunia psikologis dikenal dengan istilah Hoarding Disorder.

Hoarding disorder adalah perilaku gemar menimbun barang karena menganggap barang itu akan berguna di kemudian hari, mengingatkan pada suatu peristiwa, atau merasa aman ketika dikelilingi benda-benda tersebut.

Alhasil.. barang-barang yang tidak manfaat itu semakin banyak, semakin bertumpuk di sekitar kita. Semakin kacau, dan semakin berantakan karena semakin berat melepaskan ikatan dengan barang-barang. Istilah gaulnya Clutter.

Clutter membuat kita semakin lelah. Karena semakin melihat banyak barang, pikiran semakin penuh, mental health semakin kacau, energi semakin terkurang karena semakin banyak hal yang harus dipikirkan. Entah untuk dirapikan, untuk diatur ulang, dibersihkan dll.

 

Maka, kalau badan mulai sering capek, energi cepat habis, mulai sering uring-uringan, pikiran penuh dan hati terasa sumpek..?? Itu mungkin karena terlalu banyak barang yang tak lagi manfaat berkumpul di sekitar kita.

Saya jadi terpikir.. pantas saja Rasulullah ﷺ energinya seolah tak habis-habis. Ngurus keluarga iya. Masyarakat iya. Kaum muslimin iya.

Mungkin karena tak terlalu banyak benda di rumah beliau sebagaimana banyak riwayat yang kita baca.

Mulai kurangi..

Pindah tangankan jika memang dirasa barang tersebut masih manfaat jika berada di tangan orang lain. Atau buang saja jika tidak lagi bisa dimanfaatkan. Mungkin malah jadi sebab rezeki saudara kita yang lain di bidang rongsokan dan barang bekas.

Selain itu..

Menumpuk barang yang tak lagi manfaat juga bisa menjadi sebab menyempitnya aliran rezeki ke dalam hidup kita. Jadi bibitnya kikir di masa depan.

Ibarat teko yang masih penuh, tentu tak akan diisi dulu sementara waktu.

 

Singkirkan. Lepas keterikatan. Dan biarkan dimanfaatkan orang lain jika perlu.

Agar energi kembali terisi.

Hidupmu lebih ringan. Dan yang paling penting, hisabmu kelak akan berkurang.

Bagikan Artikel Ini:

Artikel Lainnya

3 PEMBERIAN ALLOH YANG AMAT BESAR
andre raditya

3 PEMBERIAN ALLOH YANG AMAT BESAR

Kalau Alloh sudah memberikanmu 3 hal ini.. Maka berbahagialah. Sebab 3 hal ini sudah lebih dari cukup untuk membuatmu bahagia di dunia selamanya. D...

3 weeks ago Read
TAK BISA MELAWAN WAKTU
andre raditya

TAK BISA MELAWAN WAKTU

Ingatlah.. meski hari ini kamu kuat.. Terkenal, populer, punya banyak harta dan bisa mengakses semua kesenangan. Tapi ingatlah juga, suatu saat kam...

3 weeks ago Read
JANGAN BANYAK NGANGGUR
andre raditya

JANGAN BANYAK NGANGGUR

Pandai-pandailah jadi orang yang sibuk dalam amal sholeh. Cari kegiatan sebisamu.   Karena ketika engkau mulai banyak diamnya, banyak ngang...

3 weeks ago Read