Nabi Musa Alaihissalam pernah menemui jalan buntu di tepi lautan.
Nabi Ayub Alaihissalam pernah sakit parah yang tak ada satu pun orang yang tahu obatnya.
Nabi Yusuf Alaihissalam pernah difitnah dan dipenjara.
Bunda Hajar pernah sendirian di tengah gurun pasir yang panas tanpa pepohonan sebatang pun bertahan mencari air.
Nabi Ismail Alaihissalam berhadapan amat sangat dekat dengan kematian. Bahkan, pisau tajam telah menempel di lehernya.
Tapi mereka semua selamat..
Alloh datangkan pertolonganNya.
Dan persamaan di antara mereka semua di atas adalah.. mereka tidak pernah berputus asa dari pertolongan Alloh.
وَلَا تَا۟يْـئَسُوْا مِنْ رَّوْحِ اللّٰهِ ۗ اِنَّهٗ لَا يَا۟يْـئَسُ مِنْ رَّوْحِ اللّٰهِ اِلَّا الْقَوْمُ الْكٰفِرُوْنَ
"..Dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Alloh. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Alloh, hanyalah orang-orang yang kafir." (QS. Yusuf: 87)
Kawan..
Tidak ada keadaan yang terlalu buruk.
Keadaan hanya akan memburuk jika engkau sudah mulai berhenti punya harapan kepada Alloh Subhanahu Wa Ta'ala. Lupa tentang kekuasaanNya. Hilang iman kepada Alloh..
Yang demikian itu barulah seburuk-buruknya keadaan.
Bahkan di dalam perut ikan yang amat sangat gelap sekali pun. Tidak membuat seorang Nabi Yunus Alaihissalam berputus asa dari pertolongan Alloh.
Sudahkah masalahmu sebesar itu sampai engkau tak mau lagi punya harapan kepada Alloh dan berputus asa??
Hiduplah dengan penuh optimisme segelap apapun keadaanmu. Sementok apapun jalanmu..
Karena di balik keadaan yang menurutmu paling buruk sekali pun, Alloh masih mampu menyelamatkanmu.
Tenang ya.. dan ucapkan,
"Hasbunalloh wa ni'mal wakiil..
Ni'mal maula wa ni'man nashiir.."