Kawan..
Tulisan kali ini, mungkin bagi sebagian orang tidak penting. Namun saya pingin nulis ini sebagai pengingat diri sekaligus nasihat bagi siapapun yang mau saja.
Agar hati tak jatuh dalam penyakit hati yang merugikan.
Saya teringat..
Salah satu nasihat yang saya peroleh dari guru kami kala dulu belajar adalah..
"Kenali musuhmu."
Mengenali musuh adalah sebuah keharusan. Identifikasi mereka.
Siapa saja. Yang mana saja.
Apa cirinya.
Karena ini merupakan awal langkah perjuangan.
Kenapa ini penting??
Sebab banyak kaum muslimin yang hari ini tidak mampu mengenali siapa musuhnya.
Alhasil..
Kebenciannya diarahkan kepada saudara seiman.
Nyinyir kepada sesama muslim.
Bahkan malah sengaja terus melawan saudara imannya sendiri.
Menebar fitnah, senang perang status dan hanya sibuk berpindah dari ngomongin satu orang ke orang yang lain lagi.
Musuh pun suka cita dan pesta pora. Tepuk tangan melihat kita saling menerkam dan saling memangsa.
Kenali musuhmu kawan..
Agar lisanmu tidak tajam kepada saudara seiman.
Agar kebencianmu tidak kau arahkan kepada sesama kaum muslimin.
Kalau mau julid..
Julid ke pasukan si-rewel itu.
Kalau punya benci..
Bencilah kepada mereka yang mengusir kaum muslimin dari tanah suci.
Sungguh disayangkan jika di saat seperti ini, masih ada juga seorang muslim yang gemar memakan bangkai saudaranya.
Nyinyir terus..
Menebar kebencian terus..
Ini semua karena tak pandai mengenali siapa lawannya.
Saudaranya dagang dijatuhkan.
Saudaranya punya aib disebarkan.
Saudaranya sedang gembira difitnah dengan tuduhan agar hilang kegembiraannya.