Alloh yang menghadiahkan ketenangan di hati orang-orang yang beriman.
Maka sudah menjadi rumus baku yang tak bisa ditawar adalah..
Bahwa tenang itu akan hadir ketika hati punya iman kepada Alloh.
Mereka yang mudah gelisah, was-was dan takut..
Adalah ciri imannya mulai melemah.
Takut akan masa depan berlebihan dan gagal move on dari masa lalu..
Itu adalah beberapa akibatnya.
Lalu apa yang menjadikan seseorang lemah iman??
Setidaknya ada 3 hal yang harus diwaspadai..
1. Terlalu lama jauh dari lingkungan Islami.
Iman itu seperti pohon.
Dirawat jadi subur. Diabaikan dia layu dan mati.
Hati yang beriman tapi jauh dari lingkungan yang islami.. lambat laut akan terkikis pula imannya.
Dimulai dari biasa melihat kemaksiatan. Setelah itu toleran atas kemaksiatan. Menganggap biasa dan wajar. Lalu mendekat. Dan akhirnya terlibat.
Karenanya.. carilah lingkungan yang baik. Ngajakin ngaji, ngajakin berbuat baik dan anti gosip. Hehehe..
Pilih betul lingkunganmu.
Itu akan menentukan kuat lemahnya imanmu.
2. Terlalu banyak melihat dan merasakan kesenangan.
Islam tidak melarang kita senang hati, justru Islam mengajarkan hati ini untuk senantiasa bersyukur dan senang.
Namun melihat dan merasakan banyak kesenangan dunia, membuat hati jadi lemah iman.
Mata dipenuhi dengan tipuan dunia. Hati diisi dengan penuh angan kosong.
Kepingin seperti kehidupan orang lain. Ingin seperti yang dimakan orang lain, yang dimiliki orang lain, yang dipakai orang lain.
Akhirnya hati dipenuhi rasa kufur..
Berujung pada mempertanyakan takdir Alloh untuknya.
Hidup hanya diisi dengan membandingkan. Bukan fokus memanfaatkan yang ada.
Lemah iman dimulai dari senang melihat baiknya saja dari nikmat orang lain.
3. Sibuk dalam rutinitas pekerjaan.
Mereka yang terlalu sibuk bekerja biasanya lupa waktu untuk berhenti sejenak memberikan hal lain bagi dirinya.
Dan itu adalah waktu untuk istirahat dan belajar.
Rutinitas itu melemahkan potensi.
Gitu-gitu terus. Monoton.
Antusias berkurang, alhasil..?? Gairah beramal sholeh ikut melemah.
Mereka yang sibuk dengan urusan dunianya..
Hanya akan dibuat berputar dengan perkara yang terus melelahkan.
Mata ditipu dengan adanya kekurangan.
Hati ditipu dengan perasaan tidak puas.
Karenanya.. agar hati tidak mudah mati, jangan terlalu sibuk dengan urusan dunia.
Berikan jeda untuk istirahat dan belajar agama. Agar hati tidak melemah keimanannya.
Atur waktu untuk duniamu. Dan set waktu juga untuk urusan akhiratmu.
Karena kalau iman sudah lemah..??
Hati cenderung was-was, takut dan gelisah.
Dan itu hidup yang tidak nyaman.