Setiap kebenaran ada masanya.
Tidak semua kebenaranmu akan dan harus diterima oleh orang lain hari ini juga..
Rasulullah shallallahu'alaihi wassalam saja yang jelas kebenarannya.. butuh 20 tahun untuk membuat masyarakat beliau sendiri menerima kebenaran itu. Apalagi kita..
Butuh sabar dalam mengajak kebaikan.
Butuh lembut agar bisa membuka hati orang..
Kadang butuh candaan, juga butuh traktiran agar kebaikan bisa diterima.
Sebab nasihat yang terus diucapkan di telinga orang yang belum siap, akan menjadikan sebab munculnya sakit hati.
Namun jika hatinya sudah terbuka..
Nasihat itu akan dicarinya sendiri.
Alloh ta'ala berfirman..
"Maka disebabkan rahmat dari Allohlah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu." (QS Ali Imran:159)
Umat ini butuh banyak solusi.. bukan provokasi.
Butuh majelis ilmu yang penuh kehangatan, bukan kepanasan.
Umat ini butuh kajian yang ketika datang, mereka bisa sejenak melupakan urusan dunia, urusan hutang dan masalah rumah tangga karena penuh ilmu, sekaligus tawa. Syukur-syukur ditambah pulang dalam keadaan kenyang dan bensin motor terisi.
Pokoknya dibikin asyik sajalah dakwah itu..
Karena dakwah itu mengajak, bukan mengejek.
Jika itu diperhatikan para Da'i..
Insyaallah, setiap jengkal tanah di bumi ini akan dipenuhi dengan kebaikan. Karena para pemuda akan kembali menjadi ganda terdepan dakwah tanpa mereka harus disuruh-suruh lagi.
Kita merindukan para pemuda kembali asyik membersamai dakwah.. Dan itu dimulai dengan menjadikan dakwah merupakan bagian dari keseruan dan kesyukuran hidup.
Dan semoga kamu salah satunya. Iya.. kamu.