Jika harta itu baik.. Itu akan mendekatkanmu kepada Alloh.
Jika pekerjaan itu baik.. Itu akan mendekatkanmu kepada Alloh.
Jika temanmu itu baik.. Ia akan mendekatkanmu kepada Alloh.
Jika pasangan itu baik.. Ia akan mendekatkanmu kepada Alloh.
Karena segala kebaikan, akan selalu kembali kepada sumbernya kebaikan. Yaitu Alloh Ta’ala.
Maka apapun yang tak membuatmu mendekat kepada Alloh, engkau patut waspada dan mengevaluasinya.
Apakah hal itu memang baik untuk dipertahankan, ataukah harus dilepas karena membawa keburukan (menjauh dari Alloh).
Sebab yang seharusnya.. kenikmatan tertinggi seorang muslim ada pada nikmatnya beribadah kepada Alloh. Bukan menikmati hal-hal yang seharusnya sekedar menjadi sarana ibadah.
Karenanya.. seorang mukmin akan berprinsip..
"Lebih baik kehilangan sesuatu karena Alloh, daripada kehilangan Alloh karena sesuatu."