Dalam hidup ini.. hanya ada beberapa jalan untuk bisa memiliki ketenangan.
Sayangnya.. ketenangan itu tidak terletak pada banyaknya harta sebagaimana yang diduga banyak orang.
Sudah mahsyur kita mendengar, melihat dan tahu.. ada sebagian orang yang hartanya lebih dari cukup, namun hidupnya serba penuh gelisah dan ketakutan.
Karena memang.. ketenangan itu hanya ada di beberapa hal saya. Di antaranya..
1. Tenang itu hasil dari beribadah kepada Alloh ﷻ.
Karena sejatinya.. hanya Alloh yang bisa memberikan ketenangan di dalam hati. Ibadah itu menentramkan dan memberi ketenangan. Jangan tinggalin.
هُوَ الَّذِيْۤ اَنْزَلَ السَّكِيْنَةَ فِيْ قُلُوْبِ الْمُؤْمِنِيْنَ لِيَزْدَا دُوْۤا اِيْمَا نًا مَّعَ اِيْمَا نِهِمْ ۗ
"Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka (yang telah ada)." (QS. Al-Fath: 4)
2. Tidak berbohong kepada pasangan (suami-istri).
Bohong kepada pasangan itu beban yang berat. Sebab mereka adalah teman hidup setiap hari. Menutupi kebenaran dari hari ke hari itu menghilangkan ketenangan. Dan sekuat-kuatnya kita menutupi kebohongan, suatu saat pasti nggak akan kuat juga.
3. Hanya mengatakan apa-apa yang sudah dilakukan/ diamalkan.
Ya kalau kata orang pinter..
"Wok de tok."
Kerjakan apa yang kita katakan.
Karena ketahuan bahwa ternyata omongan kita jauh lebih besar dari pada kemampuan kita, itu amat sangat memalukan.
4. Menghindari hutang.
Hutang itu.. apapun sebabnya, pasti menghilangkan ketenangan. Sebagaimana sabda Rasulullah sholallahu'alaihi wa salam..
لا تُخِيفوا أنفُسَكم بعْدَ أَمْنِها. قالوا: وما ذاكَ يا رسولَ اللهِ؟ قال: الدَّيْنُ
“Jangan kalian membuat takut (meneror) diri kalian sendiri padahal sebelumnya kalian dalam keadaan aman.”
Para sahabat bertanya: “Apakah itu wahai Rasulullah?”
Beliau ﷺ menjawab: “Itulah utang!” (HR. Ahmad)
Jika ada kemampuan.. segera selesaikan.
Jangan menunda. Jika belum, datang dan berkabar ke mereka yang memberi hutang. Agar tidak ada prasangka, putusnya silaturahim dan tidak jatuh dalam ketakutan.
5. Tidak meninggalkan anak dalam keadaan bodoh ilmu agamanya.
Sebab mati dalam keadaan kita tahu..
Bahwa anak kita insyaallah tahu cara sholat, tahu cara mendoakan orang tuanya, tahu cara baca Qur'an, adalah salah satu keadaan mati yang amat sangat menenangkan.
Semoga antum semua yang membacanya punya ke 5 hal di atas. Aamiin..