Hanya dalam waktu 2 jam.. saya mendapatkan kabar dari 2 sahabat terdekat saya. Kalau boleh diurutkan, beliau berdua ini sahabat dengan nomer urut 001 dan 002. Saking dekatnya..
Tidak pernah merepotkan saya sedikit pun selama bertahun-tahun berteman.
Keduanya mengirimkan berita duka tak lama berselang.. ibu masing-masing beliau berpulang menghadap Alloh Subhanahu Wa Ta'ala.
Seketika saya bagi waktu..
Malam menemani yang dekat. Dan paginya terbang menemui yang jauh.
Dari obrolan dengan 2 sahabat saya..
Saya menangkap 1 pesan yang sama.
Ternyata semua begitu cepat.
Kayak cuma sebentar bersama dengan ibu.
"Deg..!!!"
Seketika pikiran saya kemana-mana.
Merefleksi diri sendiri.
Apakah saya sendiri sudah benar-benar memanfaatkan waktu bersama ibu saya sendiri??
Atau jangan-jangan..
Kita masih terjebak dengan alasan semu bernama "Sibuk", sampai-sampai tak punya waktu.
Atau kita masih terlalu perhitungan..?? sampai-sampai untuk menyenangkan ibu saja masih begitu banyak pertimbangan. Hanya untuk satu dua kepentingan pribadi yang mungkin sebenarnya masih bisa nanti
Kawan..
Ada nasihat dari Cina yang pernah saya dapatkan dari seorang guru.
Jangan pernah pelit untuk 3 hal.
1. Untuk kesehatan. Semakin pelit untuk sehat.. semakin mahal yang harus kau bayar nantinya.
2. Jangan pelit untuk pendidikan. Karena semakin banyak yang kau keluarkan, akan membuat semakin mudah mendatangkan uang.
3. Jangan pelit untuk orang tua. Karena sebanyak apapun yang ingin kau berikan, tak akan ada gunanya jika itu kau lakukan nanti saat mereka sudah tak bisa menikmatinya atau saat sudah tiada. Lakukan sekarang.
Karena setelah ibu tiada..
Duniamu akan berbeda. Dan semua terasa baru sebentar saja.