Ada yang bertanya kepada saya..
"Bagaimana cara mendidik anak agar akhlaknya baik..?"
Saya tanya balik.. "sudah pernah mempelajari akhlak keseharian Rasululloh sholallahu'alaihi wassalam?"
Jawabnya.."belum ustadz.."
Kawan-kawan yang dirahmati Alloh..
Camkan ini baik-baik.
Tidaklah mungkin kita bisa mendidik anak dengan baik tanpa tahu bagaimana keseharian Rasululloh Sholallahu'alaihi Wassalam hidup. Karena beliaulah suri tauladan terbaik.
“Laqad kana lakum fii Rasulillahi uswatun hasanat(ul) liman kana yarjullaha wal yaumal akhira wa zakarallaha kasiran”.
(Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap rahmat Alloh dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut nama Alloh)
Bagaimana mungkin kita ingin anak-anak kita punya akhlak yang terbaik.. sementara kita tidak punya pengetahuan tentang manusia yang paling bisa dijadikan Role Model??
Antum mau mendidik dengan standar apa??
Ibarat pelajaran. Tidak ada kurikulumnya dan tidak ada goals-nya.
Itulah yang akhir-akhir ini banyak terjadi. Para anak berkiblat akhlak pada kepada para artis, youtuber atau influencer. Karena orang tuanya tidak pernah mengenalkan akhlaknya Rasululloh sholallahu'alaihi wassalam..
Sebab itu.. wajib hukumnya sebagai orang tua untuk mempelajari bagaimana keseharian Rasululloh.
Bagaimana akhlak beliau kepada tetangga, kepada orang lain, kepada orang yang lebih tua, kepada orang yang beda pendapat..
Bagaimana ada makan beliau, adab tidur, adab berjalan dan seterusnya..
Kesimpulannya..
Cara mendidik anak-anak kita agar punya akhlak yang baik adalah pelajari dulu akhlak keseharian Rasulullah sholallahu'alaihi wassalam lalu jadikan itu sebagai kurikulum dalam mengajarkan anak kita.