Entah apa yang akan terjadi dengan hidup kita ini, jika setiap kali akan menguji manusia, Alloh Subhanahu Wa Ta'ala bertanya dulu kepada kita..
"Kamu mampu nggak??"
"Kamu sudah siap belum..??"
"Kamu mau tidak diuji..??"
Meski itu tidak mungkin terjadi.
Namun saya mencoba menduga..
Andaikan setiap kali hendak memberikan ujian Alloh bertanya dulu dan meminta persetujuan manusia. Hampir bisa dipastikan, sebagian besar kita pasti menolak, atau minta ditunda dan nanti dulu.
Pun kalau akhirnya mau, sepertinya hanya akan memilih yang ringan-ringan saja.
Karena sudah sifatnya manusia memilih yang mudah. Masa bodoh, jika kemudian yang mudah itu tak pernah jadi sebab bertumbuh. Yang penting.. maunya yang gampang-gampang saja.
Alhasil.. mungkin kita hanya akan jadi sekumpulan makhluk yang lemah, lembek dan mudah punah karena keadaan.
Maka sudah bener ketetapan yang Alloh putuskan.. bahwa ujian itu datangnya tidak terduga dan dipaksa.
Karena dengan cara itulah akhirnya kita tumbuh, beradaptasi dan belajar.
Mau tidak mau, kita harus mengakui bahwa.. sampai di titik sekuat ini karena terlalu sering kita dibuat kaget dengan ujian dan dikejutkan dengan musibah.
Akhirnya otak cenut-cenut.. Dan terbiasa berpikir keras. Kreatif dan intuitif.
Jantung lebih kuat karena sering deg-degan.
Mata melek karena terbiasa melihat peluang.
Feeling jadi tajam. Dan hati nggak mudah baper.
Badan jadi kuat karena selalu dipaksa keadaan untuk terus bergerak, nggak boleh males.
Tanggungan masih banyak wooii..!! Jangan tumbang..!!
Oleh karena itu kawan..
Siapkan diri untuk selalu bertemu dengan ujian. Meski seringnya mendadak dan tak terduga. Tapi itu semua karena Alloh begitu ingin kita bertumbuh dan semakin kuat.
Dan ingat..!! Tidak mungkin salah sasaran setiap ujian yang sampai kepada kita.
Jika akhirnya sampai suatu ujian datang kepadamu. Itu karena kamu memang mampu.
لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ
"Alloh tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya." (QS. Al-Baqarah: 286)
Dan bisa jadi, malah hanya kamu saja yang mampu.
Maka, yuk bersiap dan kuatkan diri;
1. Biasakan dengan kejutan.
2. Jangan merengek dan baperan.
3. Segera beradaptasi dan belajar cepat.
4. Karena setelah ini, ada ujian yang baru lagi.
5. Jangan lupa bersyukur terus.. karena di balik setiap ujian pasti ada kemudahan.