Kalau harus merasa kurang.. maka merasa kuranglah dalam perkara amal. Jangan merasa kurang hanya dalam urusan harta dan dunia.
Kalau merasa kurangnya hanya pada urusan dunia, maka tindakannya hanya akan berujung pada kerja.
Tapi kalau merasa kurang pada urusan akhirat.. pasti dampak tindakannya adalah rajinnya ibadah.
Dan tentu di antara kedua hal itu (kerja dan ibadah), ibadahlah yang akan jauh lebih besar manfaatnya bagi kita di masa depan.
Merasa kuranglah dalam amal, dan merasa cukuplah dengan dunia. Inilah motivasi terbaik untuk bisa hidup penuh dengan ketentraman dan ketakwaan.
Sayangnya..
Hari ini, terlalu banyak orang yang merasa kurang dengan harta, namun merasa cukup dengan amalnya. Dan inilah awal dari kekosongan hati dan kesedihan yang tiada ujung pangkalnya.