Kalau antum hari ini sedang merasa bahwa pikiran seperti tak bisa berhenti. Terus berpikir ini itu..
Bahkan rasanya seperti berisik di dalam kepala padahal keadaan sedang sepi.
Bahkan sampai kadang butuh megang kepala sambil berkata..
"Udah ya Alloh, tolong hentikan dulu sejenak. Hamba capek.."
Fix.. antum sedang di tahap menuju lelah mental.
Di depan dahi seperti digantungi beban 5 kilo dan mata seperti terasa berat untuk menatap.
Ngerasa??
Itu sinyal dari badan. Badan sebenarnya sedang menyuruh antum menuju solusinya.
Apa solusinya??
Letakkan kepala di tanah. Sujud kepada Alloh ﷻ. Sholat kawan..!!
Tidak ada yang lebih hebat dari sistem yang Alloh ciptakan bernama tubuh.
لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِ نْسَا نَ فِيْۤ اَحْسَنِ تَقْوِيْمٍ
"Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya," (QS. At-Tin: 4)
Ketika tubuh butuh makan.. dia mengeluarkan sinyal lapar. Perut melilit, keringat dingin, badan lemas.
Ketika tubuh mengantuk.. ia memberi sinyal dengan mulut menguap.
Jika ada yang sakit, tubuh memberi sinyal dengan rasa nyeri.
Tubuh oleh Alloh ﷻ diberikan sistem terbaik untuk mengenali apa yang sedang dialaminya. Berharap si tuan, yaitu kita, kemudian mengupayakan apa yang diinginkan dan dibutuhkan tubuh.
Demikian pula ketika kepala mulai berat, banyak pikiran, dahi mulai berkerinyit, dan mata mulai sayu karena tipisnya harapan. Saat itulah badan memberi sinyal untuk bersujud.
Dan itu adalah posisi terbaik manusia.
Saat kepala berada di posisi yang lebih rendah dari jantung. Asupan darah ke otak jadi lebih banyak.
Otomatis oksigen yang disuplai ke otak lebih banyak. Menjadikan otak bekerja lebih optimal dan akselerasi berpikir lebih baik lagi.
Tak heran jika Rasulullah ﷺ setiap kali menghadapi persoalan, beliau buru-buru sholat untuk meminta petunjuk. Karena sujud yang benar, adalah separuh solusi.
وَا سْتَعِيْنُوْا بِا لصَّبْرِ وَا لصَّلٰوةِ ۗ وَاِ نَّهَا لَكَبِيْرَةٌ اِلَّا عَلَى الْخٰشِعِيْنَ
"Dan mohonlah pertolongan (kepada Alloh) dengan sabar dan sholat. Dan (sholat) itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyuk," (QS. Al-Baqarah: 45)