Tenang itu bukan tentang tidak adanya suara. Bukan tentang syahdunya tempat dan suasana.
Ternyata tenang itu erat kaitannya dengan tidak adanya perasaan khawatir di dalam hati...
Karena hatinya tahu persis, bahwa ada Dzat di atas sana yang melihat dan mengatur semuanya dengan begitu sempurna dan begitu rapinya.
Maka.. tidak ada sumber ketenangan kecuali hanya dengan mengingat keberadaan Alloh ﷻ saja.
حَسْبِيَ اللّٰهُ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۗ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ ۗ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ
"Cukuplah Alloh bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy (singgasana) yang agung."" (QS. At-Taubah: 129)
Ingat Alloh terus kawan.. nanti hatimu semakin tenang.
Jangan pernah merasa tak punya siapa-siapa, padahal ada Alloh ﷻ yang selalu merawat dan menjaga kita. Mencukupi segala kebutuhan kita dan mau selalu mendengarkan doa-doa kita.
Ingat kawan..
Tidak ada beban yang terlalu berat.
Tidak ada masalah yang terlalu rumit.
Tidak ada kesulitan yang begitu pahit.
Semua sudah Alloh takar sesuai kesanggupanmu.
Hanya saja.. seringkali hatimu lebih memilih mengisi dengan nama-nama selain Alloh sebagai tempat menaruh harapan. Yang pada akhirnya..
Nama-nama itu juga yang jadi sebab munculnya sakit hati dan kekecewaan.
Saatnya mengembalikan fitrahnya hati.
Untuk lebih sering mengingat Alloh dari pada mengingat makhluk.
Yuk balik yuk..!!
Alloh menunggu kita.
Menunggu untuk kembali percaya sepenuhnya. Tidak khawatir berlebihan.. dan tidak takut dengan yang tak perlu dipikirkan.
Syukuri yang sudah terjadi.
Sabari yang belum nampak.
Dan ridho atas apa yang didapat.