Air punya titik didihnya.
Besi ada titik leburnya.
Tidak ada satu pun makhluk di dunia yang tahan banting. Semua, punya titik rapuhnya. Manusia pun sama.
Saya, antum, kita semua sama.
Ada masa di mana badan rasanya ingin tumbang. Hati sepertinya mau hancur berantakan. Mata tak lagi punya cahaya untuk menatap. Lisan terasa berat untuk bicara.
Ada saat di mana kita semua berada di titik terendah. Dan siapapun manusia akan mengalaminya. Waktu di mana kita akan melewati ujian yang paling berat dalam hidup kita.
Tidak perlu terlalu memaksakan diri untuk berdiri saat itu terjadi. Karena di situlah batas kuatmu.
Ketika hati dan badanmu mengisyaratkan titik rapuhnya. Maka sebenarnya itu sinyal dari langit bahwa kita harus segera tunduk sujud dengan sujud terbaik kepada Alloh Subhanahu Wa Ta'ala.
Minta pertolongan segera kepada Alloh ﷻ.
Dan lupakan harapanmu kepada manusia.
Langitkan doa lebih kenceng dari biasanya.
Sujudlah lebih lama dari sujudmu yang biasanya.
Sebutlah nama Alloh lebih banyak dari biasanya. Bertasbihlah kepadaNya.
Karena tasbih itu menguatkan, melagakan dan menenangkan.
Semua masalah ada jalannya.
Semua kesulitan ada masanya.
Alloh hanya butuh kita ngaku.. bahwa kita sudah tak mampu dan berharap pertolongan hanya dari-Nya.
Semoga dengan begitu.. pertolongan kian mendekat dan kesulitan pun segera terangkat. Aamiin