KITA DIBUAT SALAH TARGET

30 August 2025 Andre Raditya

Menulis hal ini pasti tidak populer.

Menulis hal ini mungkin akan mengundang prasangka saya membela salah satu pihak.

Tapi demi Alloh..

Saya Menulis ini karena tanggung jawab ilmu. Dan semoga kelak di hadapan Alloh saya mampu behujah karena sudah menyampaikan.

 

Kawan..

Kita semua sedih dengan apa yang sedang terjadi pada bangsa ini.

Namun ada yang lebih menyedihkan lagi..

Akhirnya kita juga yang diadu.

Saling dihadapkan. Dan saling hajar satu sama lain. Saling dendam satu sama lain.

Rakyat dipukul mundur..

Rakyat membalas.

Rakyat terluka, bahkan ada yang meninggal.

Tapi kita juga harus membuka mata. Pihak aparat juga tak sedikit yang terluka.

Kedua belah pihak sama-sama manusia.

Sama-sama anak kandung ibu pertiwi.

Sama-sama punya keluarga yang dinafkahi.

Sama-sama ada orang tua, anak dan istri yang menunggunya pulang di rumah dengan selamat.

Saya sedih melihat pendemo yang dipukuli, diseret, diinjak dan dilindas.

Tapi juga sedih melihat aparat yang dihajar, dipojokkan, dilempar batu padahal sudah terkapar. Bahkan ada yang dikepung dan nyaris dibakar.

 

Saya yakin.. bukan ini yang kita mau.

Kita bangsa yang penuh keramahan dan kasih sayang.

Kita bangsa yang memiliki agama-agama yang mengajarkan cinta kasih.

Karena harusnya, tujuan kita bukan kawan-kawan aparat. Mereka hanya alat yang digunakan oleh pejabat-pejabat brengsek..

Mereka hanya menerima perintah.

 

Tujuan kita adalah OKNUM PEJABAT berdasi yang haha-hihi ketika rakyatnya terluka dan saling pukul.

Yang korupsi, yang tak punya empati.

Mereka lah target aksi dan aspirasi kita semua.

 

Pak Polisi.. TOLONG JANGAN PUKULI RAKYAT.

Dan saudaraku sesama Rakyat Indonesia, JANGAN PULA MELUKAI MEREKA YANG BERTUGAS. Tahan diri kakak-kakak dan adik-adikku.

Jangan sampai fokus kita sekarang berbeda. Saling serang sesama anak bangsa. Saling pukul seolah musuh bebuyutan.

Sementara target utama malah bisa tersenyum manis dan terlupakan.

 

Izin menyampaikan hadits Rasulullah ﷺ

Dari Abu Bakrah Nufa’i bin Harits Ats Tsaqafi berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا الْتَقَى الْمُسْلِمَانِ بِسَيْفَيْهِمَا فَالْقَاتِلُ وَالْمَقْتُولُ فِى النَّارِ » . فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَذَا الْقَاتِلُ فَمَا بَالُ الْمَقْتُولِ قَالَ « إِنَّهُ كَانَ حَرِيصًا عَلَى قَتْلِ صَاحِبِهِ

“Apabila dua orang Islam yang bertengkar dengan pedangnya, maka orang yang membunuh dan yang terbunuh sama-sama berada di dalam neraka.” Saya bertanya, “Wahai Rasulullah, sudah wajar yang membunuh masuk neraka, lantas bagaimana gerangan yang terbunuh?” Beliau menjawab, “Karena ia juga sangat berambisi untuk membunuh sahabatnya.” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari no. 31 dan Muslim no. 2888).

 

Kita semua akan rugi jika tidak segera sadar kembali.

Fokus pada tujuan. Insyaallah rakyat yang menang.

Bagikan Artikel Ini:

Artikel Lainnya

3 PEMBERIAN ALLOH YANG AMAT BESAR
andre raditya

3 PEMBERIAN ALLOH YANG AMAT BESAR

Kalau Alloh sudah memberikanmu 3 hal ini.. Maka berbahagialah. Sebab 3 hal ini sudah lebih dari cukup untuk membuatmu bahagia di dunia selamanya. D...

3 weeks ago Read
TAK BISA MELAWAN WAKTU
andre raditya

TAK BISA MELAWAN WAKTU

Ingatlah.. meski hari ini kamu kuat.. Terkenal, populer, punya banyak harta dan bisa mengakses semua kesenangan. Tapi ingatlah juga, suatu saat kam...

3 weeks ago Read
JANGAN BANYAK NGANGGUR
andre raditya

JANGAN BANYAK NGANGGUR

Pandai-pandailah jadi orang yang sibuk dalam amal sholeh. Cari kegiatan sebisamu.   Karena ketika engkau mulai banyak diamnya, banyak ngang...

3 weeks ago Read