Di antara pelajaran hidup yang saya akhirnya dapatkan di usia saat ini adalah..
Jadilah orang yang selalu bersiap ditinggalkan.
Karena hal yang sering membuat manusia kecewa, marah, sedih berkepanjangan dan jatuh dalam keadaan mental yang buruk.. itu semua lantaran kebanyakan orang tidak pernah siap ditinggalkan.
Mereka selalu berpikir, bahwa orang-orang yang disayanginya akan selalu ada.
Orang tuanya,
Pasangannya,
Anaknya,
Teman dan kenalan.
Padahal faktanya, mereka semua suatu saat bisa tiada.
Kebanyakan kita selalu berpikir bahwa semua akan selalu sama.
Karyawannya selalu setia, temannya selalu mau bersamanya, sahabatnya tetap bisa diajak seru-seruan seperti waktu muda dan lapang. Keluarganya selalu lengkap seperti sekarang..
Kita sering lupa, bahwa umur selalu bertambah..
Manusia pasti berubah..
Yang hari ini muda, besok tua dan akhirnya mati.
Yang hari ini ada, besok belum tentu setia karena punya tujuan sendiri.
Karena itu, sejak lama saya melatih diri untuk selalu siap ditinggalkan.
Termasuk dalam dakwah dan kebaikan.
Jika ada kawan dalam dakwah yang kemudian hilang satu persatu..? itupun sudah jauh-jauh hari saya persiapkan di dalam hati.
Dengan begitu..
Semoga saya tidak merasa kecewa.
Sebab sudah jadi hukumnya.. semua yang di dunia ini tidaklah abadi.
Yang membuat kita sering sakit hati adalah, karena kita selalu menyangka bahwa semuanya akan selalu sama.
Selalu ada, dan tak pernah hilang atau berkurang.
Itulah awal kekecewaan. Dan itu kesalahan.
Jadi, untuk siapapun yang ingin meninggalkan..?? santai saja.
Saya sudah bersiap bahkan sebelum antum memikirkannya. Insyaallah..
Karena di saat semua pergi..
Itu artinya, hanya tinggal aku dan Alloh saja.