Belajarlah untuk berani mengatakan tidak.
Karena terlalu sering tidak menolak, hanya akan menghancurkan hidupmu sendiri.
Menjadi orang baik tidak berarti mengiyakan semua permintaan tolong. Tidak berarti juga mengiyakan semua hal ketika diajak.
Kamu juga punya prioritasmu sendiri.
Tidak sedikit orang yang akhirnya hidupnya hancur hanya karena ia terlalu mudah mengiyakan.
Energinya habis.
Management waktunya berantakan.
Bahkan yang paling miris terkadang, uang yang dicarinya untuk impiannya sendiri pun akhirnya harus ia relakan.
Jadilah orang yang bijak dengan terkadang berani menolak. Karena tidak semua orang yang meminta tolong harus segera ditolong.
Kokohkan pondasimu dulu.
Selesaikan prioritasmu dulu.
Sebab terkadang, ada orang yang meminta tolong bukan karena dia susah, tapi karena ia memang sengaja ingin memindahkan kesusahannya ke orang lain.
Hati-hati dengan orang yang punya prinsip hidup.. "kalau gue susah, orang lain juga harus susah."
Bahkan, ada orang yang gemar meminta tolong karena ia sudah merasakan enaknya dibantu.
Mulai males mikir, mulai males usaha, mulai males mencari solusi.
Maka, menolak orang-orang seperti ini juga bagian dari membantu. Bantu dia untuk mandiri, bantu dia untuk sadar bahwa dia sebenarnya mampu berusaha.
Enggak enakan itu tidak enak.
Enggak enakan itu bisa merusakmu perlahan.
Enggak enakan itu membuatmu terus merasa bersalah.
Ujungnya capek sendirian..Dan terkadang malah jadi sebab merasa tidak berguna.
Mulai selektif untuk "mengiyakan", juga bagian dari menjadi orang baik.