Hati-hati..!!
Di antara pembodohan yang sering dilakukan oleh sebagian oknum da'i kepada umat Islam adalah..
Ketika menggambarkan seseorang yang disebut wali Alloh dengan gambaran karomah yang ajaib terus menerus.
Bisa begini.. bisa begitu.
Bisa ngilang, bisa berada di banyak tempat dalam satu waktu, bisa terbang, bisa hidup lagi.. dan beragam kisah bernuansa ajaib.
Alhasil.. umat dibuat sebatas takjub. Tapi tidak berusaha untuk taat kepada Alloh.
Fokusnya pada keajaiban.
Hanya pingin dapat keajaiban.
Justru bukan berusaha untuk meniru ibadahnya para wali Alloh tadi..
Padahal.. Alloh Subhanahu Wa Ta'ala sendiri menjelaskan definisi wali dengan begitu jelasnya..
أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ (٦٢) الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ (٦٣)
"Ingatlah wali-wali Alloh itu, tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan senantiasa bertakwa." (QS. Yunus: 62-63)
Wali Alloh itu adalah ketika seseorang itu beriman, bertakwa kepada Alloh, mengupayakan sekuat tenaga untuk terus taat kepada Alloh, lengkap dengan wajib dan sunnahnya.
Ya dhuhanya, tahajudnya, witrnya, qobliyahnya, ba'diyahnya. Dan semua yang bisa dia lakukan dengan ikhlas, serta hanya mengharapkan ridho Alloh.
Di saat itulah dia menjadi walinya Alloh Subhanahu Wa Ta'ala.
Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata dalam kitab Fathul Bari', ”bahwa wali Alloh adalah orang yang mengenal Alloh, selalu mentaati-Nya dan ikhlas dalam beribadah kepada-Nya.”
Wali Alloh itu tidak aneh penampilannya. Tidak pula aneh perilakunya. Tidak bicara yang nggak jelas hanya supaya ingin dianggap sakti atau punya mata batin.
Wali Alloh itu seorang mukmin yang hidup sebagaimana manusia lainnya hidup.
Tindak tanduknya pasti sesuai dengan syariat dan sunnah Nabi Shollallahu’alaihi wa sallam.
Mengajak pada kebaikan.
Menunjukkan kesederhanaan.
Dan hidupnya mengurusi orang banyak.
Maka, kalau ada yang ngaku wali tapi ibadahnya berantakan..? Jangan percaya.
Ngaku wali tapi sering marah-marah dan kasar lisannya?? Jangan percaya.
Karena wali Alloh itu penuh ketenangan dan tidak bersedih hati. Sabarnya lebih besar dari pada amarahnya. Baik sangkanya kepada Alloh lebih besar dari pada ketakutannya.
Dan siapa pun sebenarnya bisa berpotensi menjadi wali Alloh Subhanahu Wa Ta'ala.
Caranya??
● kuat Imanmu kepada Alloh.
● Jaga yang wajib.
● Hidupkan yang sunnah.
● Taat sekuat tenaga.
● Dan jaga keikhlasan dalam ibadah.
Kalau pun enggak bisa jadi wali Alloh..
Ya minimal jadi wali murid. Hehe..