Di antara hikmah bahwa wajah Rasulullah sholallahu'alaihi wa salam tak pernah digambarkan adalah..
Agar yang kita cintai dari beliau adalah akhlaknya.
Dan itulah cinta sejati.
Bisa rindu bukan karena gambaran wajah..
Tapi karena pesona akhlak yang begitu menawan.
Bisa rindu bukan karena mendengar suara..
Tapi lantaran nasihat indah dan bermakna yang beliau tinggalkan.
Bisa rindu bukan karena bisa menyentuh di dunia. Tapi rindu yang amat sangat karena berharap bisa bergandengan tangan di surga.
Cinta kepada wajah pasti akan berkurang..
Sebagaimana tampan dan cantik akan juga pudar seiring waktu.
Kecintaan sejati kepada Rasulullah sholallahu'alaihi wa salam, adalah rindu yang dibangun dari mengenali akhlaknya, merasakan penderitaan dan perjuangannya.. lalu mengidolakannya melebihi siapapun di dunia ini.
Mencintai beliau ﷺ lebih dari orang tua kita dan lebih dari diri kita sendiri.. adalah awal pembuka untuk bisa merasakan manisnya iman.
Tanamkan itu kawan.. ke diri sendiri dan keluarga kita. Karena di zaman yang berat ini, salah satu hiburan hati seorang muslim adalah.. kita masih punya cinta kepada Rasulullah ﷺ.
Yang dengan itu.. semoga Alloh mencintai kita. Memudahkan hajat kita. Dan kelak.. Alloh bangkitkan kita menjadi umat beliau dan sesurga dengan Rasulullah shollallahu'alaihi wa sallam. Aamiin.
Kami rindu ya Rasulullah..
Kami kehilangan pembela di dunia ini. Para pemimpin kami hanya mementingkan dirinya sendiri. Kaum muslimin tercerai berai. Dan kami sibuk saling mencaci.
Kami rindu sosok pemimpin sepertimu..
Kami rindu disayangi seperti engkau menyayangi kami. Kami sudah mulai merasa asing di bumi ini.
Syafa'ati kami ya Habibi.. Ya Rasulullah.