Akan ada waktu di mana setiap kita dihadapkan pada pilihan sulit ini sebagai bentuk konsekuensi iman.
1. Memilih yang halal tapi dapat sedikit, atau memilih yang haram dan dapat banyak.
2. Memilih berbohong tapi aman, atau memilih jujur tapi celaka.
3. Tetap bergaul namun berat memegang prinsip agama, atau memilih menyepi dengan sedikit teman untuk prinsip agama yang terjaga.
4. Memilih bersama yang dicintai tapi dekat dengan dosa, atau meninggalkan yang kita cinta demi bisa tetap bertakwa kepada Alloh Subhanahu Wa Ta'ala.
5. Dekat dengan kekuasaan namun sarat akan fitnah, atau tetap menjadi rakyat jelata yang rawan tertindas.
Jika pilihan itu ada di hadapanmu..??
Pilihlah apa yang tidak membuat Alloh mengarahkan murkaNya kepadamu. Itulah jalan yang selamat meski nampaknya, seluruh dunia akan memusuhimu.
Jangan ragu..!!
Karena cinta manusia tak akan selamanya.
Pujian manusia tak akan kau dapatkan seterusnya.
Dunia ini tak akan mampu menyengsarakanmu selama-lamanya. Semua ada batas waktunya.
Tapi cintaNya Alloh, akan abadi sampai kapan pun.
Di zaman yang serba abu-abu..
Tegaslah dengan apa yang menjadi pilihanmu.
Selamat dunia yang sesaat..??
Atau selamat selamanya di akhirat.
Hidup hanya sekali.. jangan salah memilih jalan hanya demi kenyamanan yang tak abadi.
Terlalu murah jika keindahan kampung akhirat dan ridhoNya Alloh ﷻ ditukar dengan sekedar penilaian manusia yang tak seberapa.
وَلَا تَمُدَّنَّ عَيْنَيْكَ اِلٰى مَا مَتَّعْنَا بِهٖۤ اَزْوَا جًا مِّنْهُمْ زَهْرَةَ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ۙ لِنَفْتِنَهُمْ فِيْهِ ۗ وَرِزْقُ رَبِّكَ خَيْرٌ وَّاَبْقٰى
"Dan janganlah engkau tujukan pandangan matamu kepada kenikmatan yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan dari mereka, (sebagai) bunga kehidupan dunia, agar Kami uji mereka dengan (kesenangan) itu. Karunia Tuhanmu lebih baik dan lebih kekal." (QS. Ta-Ha: 131)