Di balik semua keceriaan Ramadhan tahun ini..
Ada para ayah yang berjuang agar keluarganya punya sesuatu demi lebaran bisa terasa sebagaimana layaknya.
Ditengah pikirannya yang mungkin sedang begitu berat memikirkan rencana ke depan. Persiapan menghadapi keadaan setelah ini. Ditambah bayang-bayang semakin sulitnya langkah perjuangan.
Beliau tetap dengan usahanya menjadikan lebaran sebagaimana yang biasanya.
Ada makanan yang bisa dinikmati.
Baju yang bisa dibeli.
Atau uang yang bisa dibagi.
Ada juga para ibu yang berusaha tetap tersenyum dan menghangatkan suasana. Sementara di saat yang sama, beliau sudah merasakan bahwa keadaan sudah tak semudah sebelumnya.
Cemasnya dikesampingkan, bingungnya ditahan sebentar, dan hatinya terus berdoa berharap semua baik-baik saja.
Ada juga para Bos yang memastikan karyawan terbayarkan THR-nya. Gaji yang harus juga tersedia tak selang berapa lama. Yang tak boleh "Nggak mampu" dengan alasan apapun juga.
Mereka, atas izin Alloh, adalah orang-orang yang menjadi faktor kunci di balik Lebaran yang tetap terasa suasana happy-nya di tahun ini.
Maka dari itu, di setiap kegembiraanmu..
Ingatlah, bahwa di setiap moment serumu, kumpulmu, ceriamu, tertawamu.. ada mereka yang memikirkan dan memperjuangkan ini semua. Agar apa yang dibayangkan dari Lebaran tetap berjalan sebagaimana biasanya.
Padahal kita sama-sama tahu..
Keadaan sedang tak mudah.
Dan untukmu yang memikirkan orang lain di atas dirimu sendiri. Nggak papa ya..
Antum keren kawan. Keren banget.
Hormat dan doa saya untuk antum semua.
Hidupmu Alloh takdirkan untuk bermanfaat bagi orang lain. Setiap sesak hati yang kau pendam atau yang kau ungkapkan.. semua dihitung oleh Alloh.
وَاِ نْ تُبْدُوْا مَا فِيْۤ اَنْفُسِكُمْ اَوْ تُخْفُوْهُ يُحَا سِبْكُمْ بِهِ اللّٰهُ ۗ
"Jika kamu nyatakan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu sembunyikan, niscaya Alloh memperhitungkannya (tentang perbuatan itu) bagimu." (QS. Al-Baqarah: 284)
Sabar ya..
Meski berat. Kelak hal itu akan jadi sesuatu yang bisa membuatmu menghadap Alloh dengan tersenyum.