Kadang ketika saya menulis tentang sabar adalah solusi dari semua persoalan. Ada beberapa jama'ah yang bertanya. "Sabar lagi ya solusinya..??"
Dan mau tidak mau saya harus mengkonfirmasi. "Lho.. lha memang iya."
Kalau urusan tentang ujian kehidupan, saya punya 2 kabar akurat untuk antum semua.
● Pertama, semua pasti berlalu.
● Kedua, dan ujungnya sabar lagi solusinya.
Gini kawan.. kita kesampingkan dulu masalah ujian ya..
Nggak usah bicara yang berat. Yang ringan, happy dan nyenengin pun ternyata tetap harus dilewati dengan sabar kok.
● Terjadwal pekan depan resepsi nikah di gedung X misalnya.. ya tetap harus nunggu pekan depan.
● Jadwal studi tour dari kampus atau sekolah di akhir semester. Yang tetap harus sabar juga menunggu waktu berangkat.
● Bikin kue pun harus sabar nunggu waktu pemanggangannya.
● Mau nonton film di bioskop juga harus sabar nunggu waktu dibukanya studio sesuai jadwal yang sudah ditentukan.
● Seorang ibu yang menanti hadirnya buah hati pun harus sabar menunggu HPL-nya.
Bahkan untuk segala hal yang sifatnya seneng pun ternyata tetep butuh sabar. Kalau memang sudah ditentukan waktunya, mau dipercepat juga nyatanya nggak bisa juga.
Kalau untuk yang seneng kita bisa sabar. Dan berkali-kali pun mau.
Tapi begitu bicara tentang ujian hidup?? Kita nggak terima kalau dikasih tahu bahwa solusinya pun adalah sabar.
Maka sebenarnya.. bukan disuruh sabarnya yang berat. Tapi kita yang hanya ingin hidup ini penuh dengan kesenangan saja.
Nggak mau susah..!!
Dan itulah masalah paling mendasar dari kita semua.