FOOD VLOGGER DALAM ISLAM..??

09 March 2025 Andre Raditya

Munculnya fenomena Food Reviewer atau Food Vlogger yang berujung pada hadirnya beberapa permasalahan di para pelaku usaha FnB, mulai dari dijatuhkannya brand yang sudah lama dibangun, turunnya pelanggan, perang asumsi yang berujung saling fitnah sampai konon ada pemerasan.

Lagi-lagi, hal tersebut membuktikan bahwa adab yang Rasulullah sholallahu'alaihi wa salam ajarkan kepada kita adalah sebaik-baik cara hidup dalam bermasyarakat.

 

Apa yang Rasulullah ﷺ perlihatkan dan ajarkan ribuan tahun lalu, ternyata masih tetap relevan. Dan kalau kita lihat lebih jauh, semakin membuktikan bahwa sunnah beliau adalah petunjuk dan pedoman hidup yang tetap bisa dipakai sampai kapanpun.

Sekaligus menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah berasal dari pemikiran seorang manusia saja. Melainkan semua yang beliau lakukan adalah atas dasar bimbingan langsung dari Alloh Subhanahu Wa Ta'ala.

وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوٰى

"dan tidaklah yang diucapkannya itu (Al-Qur'an) menurut keinginannya." (QS. An-Najm: 3)

 

Dalam kasus ini kita jadi ingat..

Rasulullah ﷺ punya satu kebiasaan yang menjadi karakter beliau terhadap makanan.

Sebagaimana diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا عَابَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَعَامًا قَطُّ إِنْ اشْتَهَاهُ أَكَلَهُ وَإِنْ كَرِهَهُ تَرَكَهُ

“Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah mencela makanan sekali pun. Apabila beliau berselera (suka), beliau memakannya. Apabila beliau tidak suka, beliau pun meninggalkannya (tidak memakannya).” (HR. Bukhari-Muslim)

 

Karena mencela makanan itu bisa berakibat buruk atas banyak hal..

1. Menyakiti hati orang yang membuatnya.

2. Hilangnya rasa syukur kepada Alloh atas rezeki yang Alloh berikan.

3. Jadi sebab rusaknya ikhtiar orang lain dalam mencari nafkah.

4. Awal mula saling fitnah dan permusuhan jika sudah urusannya faktor ekonomi.

Dan banyak lagi dampak tidak langsung yang akan muncul dari hal tersebut.

 

Jika memang tidak suka.. seorang muslim punya 2 pilihan.

✅️ Pertama, sampaikan masukkan kepada si pembuat secara personal. Jangan mempermalukannya.

✅️ Kedua, jika tak mampu melakukan opsi pertama, maka tinggalkan. Karena tidak semua makanan yang dibuat atau dijual orang lain harus sesuai dengan seleramu.

Termasuk dalam urusan takjil juga nih..

Kalau pihak masjid atau suatu kelompok sudah memberi..? Hargai.

Mungkin bagimu sederhana. Tapi bagi yang menyiapkan..? bisa jadi itu adalah sedekah terbaik yang baru bisa mereka usahakan.

Jika pun ingin menyampaikan Review atas makanan, maka katakan yang baik atau tampilkan hanya yang baik-baik saja. Tahan diri dari mencela rezeki Alloh. Barakallahu fiikum.

Bagikan Artikel Ini:

Artikel Lainnya

3 PEMBERIAN ALLOH YANG AMAT BESAR
andre raditya

3 PEMBERIAN ALLOH YANG AMAT BESAR

Kalau Alloh sudah memberikanmu 3 hal ini.. Maka berbahagialah. Sebab 3 hal ini sudah lebih dari cukup untuk membuatmu bahagia di dunia selamanya. D...

3 weeks ago Read
TAK BISA MELAWAN WAKTU
andre raditya

TAK BISA MELAWAN WAKTU

Ingatlah.. meski hari ini kamu kuat.. Terkenal, populer, punya banyak harta dan bisa mengakses semua kesenangan. Tapi ingatlah juga, suatu saat kam...

3 weeks ago Read
JANGAN BANYAK NGANGGUR
andre raditya

JANGAN BANYAK NGANGGUR

Pandai-pandailah jadi orang yang sibuk dalam amal sholeh. Cari kegiatan sebisamu.   Karena ketika engkau mulai banyak diamnya, banyak ngang...

3 weeks ago Read