Bagi orang-orang baik seperti antum..
Yang terbiasa mikirin orang lain. Diandalkan banyak orang. Dan bahkan sering jadi tempat orang lain berkeluh kesah. Sampai mau mengeluh sendiri pun sudah gak bisa.. hehehe.
Maka berlaku aturan untuk antum.
Yakni.. jangan sedih berlama-lama.
Karena di dunia yang serba ugal-ugalan seperti sekarang..
Di mana ujian satu ke ujian lainnya jedanya amat sangat sebentar.
Teman bisa jadi musuh dalam sekejap.
Orang yang dipercaya justru malah seringkali berkhianat.
Jadi jujur dan baik dianggap menghambat.
Bahkan untuk bersedih pun tidak boleh berlama-lama.
Karena sebentar lagi, akan datang cobaan yang lain lagi. Karena sesaat lagi.. antum masih harus lari lagi.
Kita ibarat sedang ada di atas treadmill yang menyala dengan kecepatan tinggi. Mau tidak mau harus terus jalan terus, maju terus.
Sekali melambat atau bahkan berhenti..
Kita justru akan celaka.
Terlebih jika mimpimu besar. Maka senyummu harus lebih banyak daripada sedihmu.
Karena senyum yang kau tunjukkan, berarti harapan bagi orang-orang yang selama ini menyandarkan harapannya atas keberadaanmu.
Karena mereka berpikir..
Asal kita masih senyum, berarti semua masih terkendali.
Meski yang sebenarnya terjadi.. kita pun tengah bingung dan terus berdoa kepada Alloh agar dihadirkan keajaiban dan solusi.
Tapi tak apa.. itu hanya cukup untuk konsumsi pribadi.