Dulu saya sering melihat.. kalau ibu saya sedang sedih. Beliau sering mengeluarkan baju dari lemari.. disetrika dan dilipat kembali. Sambil sesekali saya lihat beliau menangis.
Di lain waktu.. saya kadang melihat beliau membersihkan kamar mandi. Menyikat lantainya dan menguras baik mandinya.
Sekarang saya tahu alasannya.
Bahwa bergerak itu, menyembuhkan kesedihan.
Kalau dirimu sedang sedih.. bekerjalah.
Kalau kamu sedang kehilangan.. bekerjalah.
Kalau kamu sedang tak enak hati, kecewa atau terhina.. bekerjalah.
Jika kamu sedang tidak memiliki pekerjaan. Maka kerjakan apapun yang kamu bisa kerjakan.
Karena itulah yang akan mengubah keadaan hatimu, bahkan hidupmu.
Diam dan termenung hanya akan menjadikanmu semakin hancur. Dan kau tidak mendapatkan apa-apa dari diam dan meratap.
Kau akan mulai berpikir tentang masa lalu yang tak bisa kau ubah. Kemudian menyesali apa yang sudah terjadi..
Dan yang paling bahaya, mulai menyalahkan dirimu sendiri, dan berujung tak menerima dengan takdir dan ketetapan Alloh.
Bekerjalah kawan.. cari sesuatu untuk dikerjakan meski air mata mengalir deras.
Bekerja itu menghasilkan sesuatu. Juga bisa mengubah keadaan.
Dan ketika hidupmu mulai berubah sebab yang kau kerjakan, maka siapa yang dulu membuatmu sedih pun akan berubah sikapnya.
Apa yang dulu hilang, mungkin bisa kembali kau dapatkan gantinya.
وَقُلِ اعْمَلُوْا فَسَيَرَى اللّٰهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُوْلُهٗ وَا لْمُؤْمِنُوْنَ ۗ وَسَتُرَدُّوْنَ اِلٰى عٰلِمِ الْغَيْبِ وَا لشَّهَا دَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ
"Dan katakanlah, "Bekerjalah kamu, maka Alloh akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada (Alloh) Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.""
(QS. At-Taubah: 105)