Perkara yang paling diabaikan dalam urusan rezeki, tapi sebenarnya ini merupakan bagian dari faktor penting bagi siapa saja yang ingin mendapatkan keberlimpahan rezeki, adalah memiliki prioritas amal di dalam setiap rezeki yang didapatkan.
Karena kalau sudah bicara amal, tak jarang banyak sekali di antara kita yang lebih sering menggunakan pola pikir, "Nanti kalau ada sisa".
Coba perhatikan doa Rasulullah sholallahu'alaihi wa salam setiap pagi berikut ini..
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
[Allohumma inni as-aluka ‘ilman naafi’a wa rizqon thoyyibaa wa ‘amalan mutaqobbalaa] “Ya Alloh, aku memohon pada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang thoyyib dan amalan yang diterima” (HR. Ibnu Majah)
Perhatikan urutannya..!!
Menariknya, Rasulullah ﷺ meminta yang paling awal adalah ilmu. Karena baginda ﷺ paham betul, bahwa ilmu adalah pembuka segala kebaikan.
Orang punya ilmu punya sudut pandang yang luas.
Orang punya ilmu mudah lepas dari kesulitan.
Orang punya ilmu bisa mudah dapat rezeki.
Dan setelah dapat rezeki dari wasilah ilmu. Rasulullah ﷺ meminta agar amalnya diterima.
Seolah ini pelajaran.. bahwa tugas pokok dari setiap rezeki yang diterima adalah memastikan kita jadi punya amal dengan rezeki tersebut.
Maka siapa pun yang ketika mendapatkan rezeki di tangannya, yang terpikir pertama kali bukan niatan beramal sholeh dengan rezekinya, namun justru pemenuhan atas keinginannya, nafsunya atau bahkan maksiat dengan hartanya.. Maka bersiaplah rezeki itu akan menyusut, berkurang dan menghilang.
Siapa saja yang ingin rezekinya terus datang berkelimpahan, tetapkanlah dalam setiap rezeki yang kau dapatkan prioritas untuk beramal sholeh duluan.
الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِا لْغَيْبِ وَ يُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَ
"(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan sholat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka," (QS. Al-Baqarah: 3)
Mulai sekarang, tiap dapat rezeki harus langsung mikirnya duluan adalah..
"Ini bakal jadi amal apa".