Kita semua sepakat.. bahwa tidak ada hati yang menampung lebih banyak kegelisahan dari hatinya seorang wanita.
Sering tidak bisa tidur karena anak..
Sering tidak tenang ketika ada perkataan suami yang tidak pas.
Bahkan kadang, orang lain nggak nyenggol pun, jadi sebab bapernya hati seorang wanita.
Tapi, sesempit apapun hati wanita.
Segelisah dan sesedih apapun. Selama 2 hal ini masih aman.. ia akan baik-baik saja.
Dan dua hal yang menentramkan setiap wanita, meski kehidupan begitu sulit bagi dirinya adalah..
1. Anaknya menjadi pribadi yang dihormati dan bermanfaat untuk orang lain di tengah masyarakatnya..
Terlebih jika kemudian sang anak dihormati karena ilmu agamanya, bukan karena hartanya.
2. Suaminya menunjukkan tanggungjawab dan kesetiaan kepada dirinya.
Karena suami yang bertanggungjawab, meringankan pikiran wanita.
Dan suami yang setia, mengistirahatkan hati wanita yang lelah.
Dua hal ini sudah lebih dari cukup menjadi penghibur setiap wanita. Tak peduli seberapa besar ujian hidup yang dirasakannya.
Karena hancurnya kekuatan seorang wanita bukan karena beban hidup yang berat.. melainkan di saat dua sosok di atas tadi justru menjadi pihak yang paling mengecewakannya.