Yang membuat kita bingung itu seringkali bukan karena tidak adanya harta..
Tapi lebih karena kita terlalu punya banyak keinginan yang semuanya seolah harus diwujudkan sekarang juga. Itu yang bikin bingung.
Padahal hidup itu sendiri bukan hanya tentang hari ini. Masih ada besok.
Dan kalau pun besok tidak ada untuk kita. Entah karena ajal atau kiamat.. maka insyaallah kita pun sudah tidak lagi mau memikirkan sebab kebingungan kita yang tadi sebab bingungnya sudah beda lagi.
Yakni bingung tentang pertanggungjawaban sendiri di hadapan pengadilan Alloh ﷻ.
Maka semakin ke sini saya semakin sadar akan satu pelajaran penting.
Jangan suka maksa Alloh kapan harus memberikan hal yang kita mau sesuai waktu yang kita inginkan. Apalagi kok harus sekarang.
Selain tidak adab.
Itu juga yang membuat seketika hati menjadi gelisah, bingung, bahkan kecewa.
Karenanya..
Belajarlah untuk tidak selalu harus seperti orang lain.
Yang sudah sukses saat ini.. ya biarkan saja.
Yang sudah nikah saat ini.. ya nggak usah dipikirkan.
Yang sudah punya rumah saat ini.. ya nggak papa.
Itu adalah waktu mereka.
Waktu mereka tidak harus juga menjadi waktu kita. Sebab Alloh tahu kapan yang terbaik.
Setiap orang punya linimasanya masing-masing.
Bahkan alangkah repotnya jika semua barengan.
Bayangkan semua teman kita satu angkatan nikahnya barengan. Kan repot kondangannya..?? boncos pula nyiapin kado dan sumbangannya.
Sudahlah kawan..
waktu yang Alloh tetapkan itu terbaik.
Sabar, dan tunggu.
Sibukkan diri dengan ikhtiar, belajar dan berdoa.
Dan doanya jangan minta cepet.
Tapi minta diberikan kesabaran dan baik sangka dalam menunggu keputusan Alloh.
Nanti jika sudah waktunya.. rasanya akan lebih istimewa. Insyaallah.
Syukuri yang ada hari ini. Nikmati dulu yang saat ini bisa dikerjakan. Yang belum dimiliki?? masih ada waktu. Masih ada esok.
Besok coba lagi..
Besok kita berdoa lagi.
Sekarang tenangkan hatinya dulu. Dan belajar ridho kepada Alloh.