MEMAKSA TENANG DAN BAHAGIA

19 January 2025 Andre Raditya

Saya itu sering berkunjung kepada orang-orang yang saya anggap sholeh dan alim.. dan setiap kali berkunjung, saya niati 3 hal.

1. Silaturahim dan mendapatkan cintanya orang sholeh.

2. Menuntut ilmu/ meminta nasihat.

3. Agar ada sunah-sunah safar yang bisa saya kerjakan.

 

Dan dari kebanyakan orang sholeh yang saya kunjungi.. hampir semuanya menasihatkan rumusan hidup yang nyaris sama.

Paksalah diri untuk selalu bisa bahagia, apapun keadaanmu. Semakin pinter hatimu seneng, semakin tinggi imanmu, dan semakin mudah kehidupanmu.

 

Dan akhirnya saya pun paham..

👉🏻 Bahwa memaksa diri bahagia adalah wujud paling nyata dari iman kepada Alloh Subhanahu Wa Ta'ala.

Karena iman kepada Alloh itu juga berarti iman kepada seluruh keputusan takdirNya.

Mau itu takdir baik dan takdir buruk.

Terus berusaha bahagia. Bahkan jika harus, terkadang memaksa bahagia.. itu adalah bentuk totalitas iman banget.

 

✅️ Yaitu manut Alloh tanpa syarat.

Tanpa tanya, dan bahkan tanpa buruk sangka. Ini baru level iman yang luar biasa.

Bahkan, dalam keadaan paling ekstrem pun.. Alloh sebenarnya mengajarkan dan memotivasi kita untuk tetap tenang, bahagia dan melanjutkan hidup..

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menceritakan..

“Apabila ada anak seorang hamba yang meninggal, maka Alloh Ta’ala berkata kepada para malaikat: ‘Apakah kalian telah mencabut nyawa anak dari hambaKu?’

[Note: Alloh itu Maha Tahu. Adapun Alloh bertanya di sini sebagai bagian dari dialog pembelajaran untuk kita]

Maka para malaikat menjawab: ‘Iya benar.’

Alloh berkata: "Apakah kalian telah mencabut nyawa buah hatinya?"

Para malaikat menjawab, "Iya."

Kemudian Alloh berkata: "Apa yang diucapkan hambaKu?"

Para malaikat menjawab, "Dia memuji Engkau dan mengucapkan kalimat istirja’ (Innaa Lillaahi wa Innaa Ilaihi Raaji’uun).’

Maka Alloh Ta’ala berfirman, "Bangunlah untuk hambaKu di Surga sebuah istana dan beri nama istana tersebut dengan istana pujian." (HR. At-Tirmidzi)

 

Hadits ini seolah kembali membuktikan..

Bahwa Alloh ingin kita "menormalisasi" semua episode dan naik turunnya keadaan hidup. Sudahlah.. biasa saja.

Bahkan untuk ujian yang berat sekalipun, bawa tenang. Tetap kalem.

Makin pinter memaksa diri tersenyum saat perih. Makin pinter memaksa hati tenang dan bahagia saat musibah menyapa.

Di situlah kau akan bisa melihat level iman seseorang.

 

Senyum kawan..

Pasang wajah tenang.

Lalu katakan kepada hati, "Jangan sedih, semua sudah diatur Alloh. Manut saja, nanti pasti ada jalannya."

Bismillah..

Bagikan Artikel Ini:

Artikel Lainnya

3 PEMBERIAN ALLOH YANG AMAT BESAR
andre raditya

3 PEMBERIAN ALLOH YANG AMAT BESAR

Kalau Alloh sudah memberikanmu 3 hal ini.. Maka berbahagialah. Sebab 3 hal ini sudah lebih dari cukup untuk membuatmu bahagia di dunia selamanya. D...

3 weeks ago Read
TAK BISA MELAWAN WAKTU
andre raditya

TAK BISA MELAWAN WAKTU

Ingatlah.. meski hari ini kamu kuat.. Terkenal, populer, punya banyak harta dan bisa mengakses semua kesenangan. Tapi ingatlah juga, suatu saat kam...

3 weeks ago Read
JANGAN BANYAK NGANGGUR
andre raditya

JANGAN BANYAK NGANGGUR

Pandai-pandailah jadi orang yang sibuk dalam amal sholeh. Cari kegiatan sebisamu.   Karena ketika engkau mulai banyak diamnya, banyak ngang...

3 weeks ago Read