Jangan karena dorongan netizen yang bahkan kau tidak kenal, engkau jadikan seluruh hidupmu menjadi semacam pertunjukan.
Aktivitasmu, keluargamu, kehidupanmu bahkan sampai kemalanganmu.
Kawan..
Tidak semua yang mendorongmu untuk bercerita adalah orang yang benar-benar peduli dengan kehidupanmu.
Kebanyakan mereka hanya ingin tahu. Hanya ingin mengumpulkan sisi lemahnya orang lain.
Lalu bergumam..
"Ooo.. begitu ternyata".
Lalu menjadikan cerita itu sebagai bahan berbincang di depan teman.
Mereka tidak pernah sedikit pun berniat memberi solusi. Mereka hanya ingin tahu seluruh cerita lengkap agar rasa penasarannya terobati.
Hati-hati kawan..
Terlalu banyak di dunia maya ini, orang dengan niat jahat yang mendekat saat mencium ada bangkai yang siap untuk disantap.
Akibat terjangkit penyakit "Penasaraniosis".
Tidak semua pujian, sanjungan dan motivasi adalah untuk membuatmu jadi pemenang. Terkadang semua motivasi diberikan hanya agar mereka mendapat tontonan gratis untuk disaksikan.
Lumayan (katanya)..
Ada lagi keburukan orang lain yang bisa diketahui melengkapi keburukan-keburukan lain yang sudah dikoleksi.
Bahkan ular pun akan memeluk dengan erat mangsanya sebelum akhirnya memakannya.
Tahan diri dari menceritakan kemalanganmu. Karena menceritakan kemalangan kemana-mana, hanya akan meninggalkan 3 jejak yang merugikanmu..
1. Rasa malu berkepanjangan.
2. Hilangnya rasa hormat dari orang lain.
3. Serta diragukannya kualitas diri dan kemampuan.