Jika tidak bisa menjadi hamba yang luar biasa dalam beribadah kepada Alloh.. setidaknya jadilah hamba yang ahli dalam 2 perkara.
Pertama..
Pandailah berterimakasih atas apapun yang Alloh berikan. Sekecil apapun itu..
Kita ini tidak punya kemampuan menciptakan. Tak punya kemampuan mengatur. Bahkan untuk sekedar tertawa dan menangis pun, itu semua dari Alloh ﷻ.
وَاَ نَّهٗ هُوَ اَضْحَكَ وَاَ بْكٰى
"dan sesungguhnya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis," (QS. An-Najm: 43)
Maka..
Belajarlah untuk senantiasa berterimakasih kepada Alloh mulai dari hal yang paling dekat dan paling sederhana.
Misalnya.. punya sandal, punya bantal, punya kasur, ada selimut. Bahkan ada nasi hari ini untuk dimakan. Syukuri itu dulu. Berterimakasih kepada Alloh.
Jangan terlalu sering mikirin yang punya mobil mewah, sampai-sampai lupa syukur sebab kita masih bisa sujud di atas sajadah.
Dari situlah kita akan menjadi hamba yang pandai bersyukur. Insyaallah..
Kedua..
Jadilah hamba yang paling sering meminta maaf kepada Alloh.
Karena sejatinya.. kita hamba yang masih belum banyak baiknya. Lebih banyak salahnya.
Setidaknya.. kita jelas-jelas hamba yang terkadang masih sering lupa mengingat Alloh. Bahkan di dalam sholat kita sekalipun.
وَلَا يَذْكُرُوْنَ اللّٰهَ اِلَّا قَلِيْلًا
"Dan mereka tidak mengingat Alloh kecuali sedikit sekali." (QS. An-Nisa': 142)
Kita ini masih amat sangat sedikit mengingat Alloh.
Lebih banyak mengingat pekerjaan, mengingat orang yang kita sayang, sampai mungkin lebih sering memikirkan rezeki daripada yang memberi kita rezeki.
Maka terbiasalah meminta, bahkan jika perlu ampunan. Agar Alloh mencintaimu.
Bukan karena ahlimu dalam beribadah.. tapi karena sikap santunmu dalam perihal TAHU DIRI, sebab sadar bahwa kita adalah hamba yang masih banyak kurang dan buruknya.