Tidak selamanya diam itu adalah tanda setuju dan sabar..
Ada waktunya diam itu juga merupakan tanda bahwa hati sudah tak peduli lagi dan kecewa yang tak terucap.
Jika kau melihat orang yang selama ini gigih menasihatimu dan mengajakmu pada kebaikan sudah mulai diam dan jarang bicara lagi..
Mungkin saja ia sudah kecewa dan putus asa menasihatimu.
Dan khawatirlah jika di dalam barisan yang mulai diam itu adalah pasanganmu, orangtuamu dan gurumu.
Mungkin, mereka sudah mulai menyerah denganmu.. tak peduli lagi dengan kehidupanmu.
Saya melihat..
Ada begitu banyak yang kehilangan orang-orang yang mencintainya. Hanya lantara egonya yang terlalu tinggi untuk menerima nasihat.
Padahal.. sering menasihati dan mengajak pada kebaikan itu adalah tanda cinta yang sesungguhnya.
Maka ingat-ingat ini sebelum menyesal..
Kalimat nasihat, yang keluar dari orang yang mencintaimu, adalah hal yang paling kau butuhkan untuk membuat hidupmu lebih baik di masa depan.
Karena jika mereka sudah berhenti menasihatimu. Itu pertanda..
Hidupmu sedang menuju dalam kehancuran.
Pertama, karena kebiasaan buruk yang kau sedang pertahankan.
Kedua, karena orang yang peduli denganmu pun sudah mulai meninggalkan.
Iman Sufyan Ats-Tsauri pernah berkata..
"Jika engkau (mengaku) mencintai seseorang karena Alloh Subhanahu wa Ta'ala, lalu ketika dia melakukan perbuatan dosa, engkau tidak marah kepadanya karena perbuatannya, maka (sebenarnya) engkau tidak (benar-benar) mencintainya karena Alloh."