Tahukah kawan, ada sebuah kisah sedih yang mungkin kita adalah pelaku dari kisah itu??
Salah satu kisah tersedih itu adalah..
Ketika kita sedang berbisik membicarakan dosa-dosa seseorang. Ternyata orang itu sedang berbisik mengadukan dosanya kepada Alloh Subhanahu Wa Ta'ala untuk meminta ampunan.
Sama-sama berbisik..
Namun kita bisa menerka. Siapa yang sejatinya hina dan siapa yang sejatinya mulia di hadapan Alloh.
Kawan..
Setiap orang pasti punya dosa.
Mungkin karena keputusan di masa lalu tanpa ilmu. Atau ketika diri belum dewasa dalam mengendalikan hawa nafsu.
Alhasil salah langkah.
Berbaiksangkalah..
mereka yang dulu melakukannya, mungkin sekarang sudah berbenah memperbaiki diri. Dan begitu amat menyesali dosanya setiap hari.
Sementara kita yang dulunya merasa selamat dari perilaku dosa tersebut, karena tidak pernah berbuat demikian. Justru akhirnya tak selamat dan merugi hanya karena membahas dosa orang lain yang telah ditobatinya.
Hati-hati berkomentar atas apa yang orang lain lakukan di masa lalunya. Waktu mengajarkan kita, bahwa setiap hal bisa berubah. Termasuk orang.
Ada yang menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Dan inilah yang selamat.
Ada yang tetap sama saja.. inilah yang merugi.
Dan ada yang dulunya pernah baik.
Tapi dulu.. dan inilah yang paling bangkrut.