Tidak selalu ujian itu datang karena kita punya kesalahan. Tidak pula untuk menghinakan kita atau membuat kita susah. Karena ada di antara ujian itu datang bukan untuk kita selesaikan.
Ada kalanya ujian itu hadir di hadapan kita semata-mata karena Alloh ingin menunjukkan kekuasaanNya. Bahwa hanya DIA yang bisa menyelesaikan persoalan itu.
Tugas kita diam, menyaksikan dan memuji Alloh. Dan Alloh dengan segala kekuasaanNya yang menyelesaikan.
Kalau dalam bahasa saya..
Seolah Alloh ingin menampakkan kepada kita.
"Sudah diam aja, saksikan. Inilah kebesaranKu. Masalah ini bukan untuk kamu selesaikan.. tapi hanya untuk kamu lihat.
AKU (Alloh Subhanahu Wa Ta'ala) yang akan selesaikan.. Maka tunduklah dibawah kekuasaanKU."
Harapannya.. Akan iman kita bertambah. Dan melatih kita punya sabar.
● Nabi musa pernah melihat di depannya ada laut merah. Nggak bisa ngapa-ngapain lagi.
● Nabi Yunus di dalam perut ikan. Nggak tahu harus bagaimana lagi.
● Nabi Ayyub sakit begitu parah. Nggak ngerti harus bagaimana caranya agar sembuh.
● Nabi Ibrahim dan Nabi Zakariya lama tidak memiliki keturunan. Nggak tahu gimana solusinya sementara mereka sudah dalam keadaan tua renta.
Dan semua itu Alloh selesaikan dengan cara luar biasa. Dimana beliau semua (para Nabi alaihissallam) hanya tinggal diam menyaksikan semuanya selesai seketika.
Alloh yang punya cara.
Kawan.. Di dunia ada begitu banyak masalah dan ujian yang seringkali bukan untuk kita selesaikan. Tapi semata-mata hanya sebagai media bagi Alloh Ta'ala menampakkan kebesaran dan kekuasaanNya kepada kita hamba-hambaNya.
Tugas kita melihat dan bertasbih memuji Alloh dengan segala kebesaranNya.
Lha wong kalau harus bergerak pun juga sudah bingung. Mau usaha pun seolah sudah buntu.
Harus ngapain pun sudah tak tahu.
Maka..
Kalau ketemu ujian, yang besarnya diluar nalar. Beratnya tak bisa lagi tergambarkan. Rumitnya begitu masyaallah..
Bahkan untuk menyelesaikannya pun otak kita buntu tak ada cara yang terpikirkan..??
Mungkin saatnya antum berkata..
"Ya Rabb, hamba serahkan kepadaMu. Dan manut dengan bagaimana caraMu menyelesaikannya. Izinkan hamba menjadi saksi kebesaran dan kekuasaanMu saja.."
"Bismillahirrahmanirahiim.. Allohuma manut"