Pesta demokrasi seharusnya menjadi bukti ingin baiknya masyarakat atas keadaan negerinya di masa yang akan datang. Dengan menyampaikan aspirasi, memilih pemimpin dan menunjukkan martabat bangsa.
Maka satu hal yang jangan sampai dilupakan agar tujuan di atas tetap menjadi prioritas adalah.. jangan sampai semua rangkaian ini malah menjadi sebabnya perpecahan.
Perpecahan itu tidak nyaman.
Perpecahan itu nggak enak.
Dan jika itu terjadi. Bukan hanya bangsa yang rusak, tapi setan pun bersorak bersukacita.
عن جابر رضي الله عنه سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم : «إن الشَّيطان قد يَئِسَ أن يَعْبُدَه المُصَلُّون في جَزيرة العَرب، ولكن في التَّحْرِيشِ بينهم». [صحيح] - [رواه مسلم]
Dari Jabir Raḍiyallohu 'anhu, ia berkata, Aku pernah mendengar Rasulullah Shollallahu'alaihi wassallam,
"Sesungguhnya setan sudah berputus asa untuk disembah oleh orang-orang yang sholat di jazirah Arab, akan tetapi ia masih bisa berbuat adu domba di antara mereka." Hadis sahih - Riwayat Muslim.
Tulisan ini sekedar mengajak untuk tetap mengingat jati diri kita sebagai seorang muslim.
Islam sangat dekat dengan politik.
Seorang muslim harus melek politik. Harus terlibat dalam dimensi politik. Namun jangan sampai menjadi kotor hati karena politik. Dan rusak karakter karena politik.
Jadilah orang yang tetap tenang dan membawa kedamaian selalu. Terlebih ini hanya sekedar beda pilihan. Mereka yang berbeda pilihan bukanlah musuh di medan perang.
Mereka tetap saudaramu sebangsa setanah air. Juga mungkin saudara seiman seakidah.
Yang tujuannya sama-sama surga.
Sama-sama bertemu Alloh dan RasulNya.
Besok setelah semua ini selesai.. ayo kita makan bareng lagi. Ngopi bareng lagi. Bercanda bareng lagi. Ngaji bareng lagi.
Pilihlah calonmu tanpa harus menjelekkan yang lainnya atau menghina para pendukungnya.
Apapun tingkahnya.. biarkan saja.
Cukuplah apa yang ditampakkan menjadi penjelas tentang bagaimana gambaran karakter masing-masing kubu.
Kalau yakin pilihanmu orang baik..
Jangan berperilaku seperti penjahat saat mendukungnya. Itu melukai perjuangan mereka. Dan itu justru mengkhianati nilai luhur yang mereka perjuangkan.