Saya melihat begitu banyak orang yang akhirnya kehilangan semangat hidupnya.
Jatuh dalam keterpurukan terdalam.
Dan tak sedikit yang berakhir dengan terkikisnya iman bahkan hilang.
Bukan karena beratnya ujian hidup.
Melainkan karena tidak ada orang yang menemaninya saat semua kesulitan itu terjadi.
Saya mengalaminya dulu saat saya sedang diuji kesempitan. Ketika itu dalam hati saya berharap.. semoga ada teman-teman yang datang atau mengirim pesan menanyakan kabar.
Apakah kami sudah makan apa belum?
Apa yang bisa dibantu saat ini??
Tapi nyatanya?? Tidak ada sama sekali.
Itulah yang membuat sebagian orang kehilangan daya juangnya. Feeling Lonely.
Tidak ada yang mengingatkan tentang kesabaran.
Tidak ada yang menyemangati.
Tidak ada yang diajak diskusi mengurai kebuntuan.
Tidak ada pihak yang bisa mendengarnya saat ia ingin mengeluarkan suara. Sekedar mendengar saja..
Dan tidak ada yang mengajak untuk kembali kepada Alloh dan meyakini semua janjiNya.
Akhirnya..
Orang-orang yang demikian ini masuk ke dalam gelapnya keadaan hati dan jatuh dalam lautan kekufuran.
Dari situ saya belajar..
Inilah pentingnya kita memiliki 1 orang yang bisa kita ajak untuk melewati hidup yang penuh ujian dan tantangan ini.
Andai bukan karena sosok bunda Khadijah Radhiyallohu 'anha, tentu semuanya akan terasa lebih berat bagi Rasulullah shollallahu alaihi wa Salam.
Dan itu tidaklah selalu pasangan kita.
Andai memang merekalah orangnya.. tentu jauh lebih bersyukur lagi.
Ada kalanya mereka adalah teman.
Atau saudara dekat.
Sebagaimana Musa ditemani Harun.
Dan Rasulullah ditemani oleh Abu Bakar.
Maka jika engkau tidak menemukannya jadilah orang itu.
Jadilah orang yang siap mengunjungi temanmu yang sedang jatuh.
Sekedar memberi mereka support dan sedikit keceriaan bagi hatinya yang sedang sempit.
Karena kita semua sejatinya adalah "Alat Alloh" untuk membuat manusia lain mengingat kepadaNya.
Karena kehadiran seseorang bagi mereka yang sedang diuji amat sangat dibutuhkan..
Musa alaihissalam berdoa kepada Alloh saat meminta agar Harun alaihissalam bisa menemaninya.
"Teguhkanlah kekuatanku dengan (adanya) dia, dan jadikanlah dia teman dalam urusanku, agar kami banyak bertasbih kepada-Mu, dan banyak mengingat-Mu," (QS. Ta-Ha 20: 31-34)
Ajak mereka makan meski hanya semangkok bakso. Karena bisa jadi..
Selembar uang pun tak ada di kantongnya namun ia malu untuk meminta-minta.
Tunjukkan kepada mereka.. bahwa rezeki Alloh tetap akan sampai kepada hambaNya meski sang hamba sedang tak memegang harta. Agar iman mereka terjaga dan kita pun semakin bersyukur.