Banyak di antara kita itu merupakan manusia kuat untuk urusan diri sendiri. Namun seketika lemah jika untuk urusan orang lain yang kita sayangi.
Terlebih jika sudah menjadi orang tua.
Kuat atas ujian berwujud apa saja. Tak mudah mengeluh saat badan lelah seperti apapun rasanya. Tapi jika melihat anak sakit, kita merasakan sakit yang jauh lebih pedih.
Jika melihat orang tua yang sakit, tak sanggup hati rasanya menahan sedih.
Kita kuat menahan lapar dan keinginan untuk diri sendiri, namun hancur hati jika melihat anak kita yang kelaparan.
Runtuh ketegaran jika orang tua yang punya keinginan, tapi kita tak bisa juga memenuhinya.
Kerasa ya?? Ngalami ya??
Bersyukurlah jika ciri-ciri yang demikian itu ada di dirimu. Itu ciri bahwa antum adalah orang baik.
Hatimu sungguh luar biasa.
Alloh memuji antum di hadapan para malaikat jika bisa bersabar dan tetap bersyukur.
Jangan menyerah..
Karena panggungmu harus kuat, bahumu harus kokoh. Sebab banyak yang harus kau pikirkan. Alloh percayakan kepadamu banyak orang, juga banyak hal.
Itu keistimewaan..
Ucapkan alhamdulillah meski berat..
Karena jaminan kemudahan di akhirat sudah separuh langkah kau dapatkan.
Lantas apa lagi separuhnya kiatnya??
Yakni,.. selesaikan sampai akhir.
Sampai Alloh yang menghentikan sendiri semua rasa berat itu.
Entah dengan hadirnya solusi. Atau datangnya ajal.
Tenang wahai jiwa yang sedang memaksakan diri untuk selalu kuat demi banyak orang.. masa depanmu indah.
Kuburmu terang dan lapang.
Dan surgamu luas tiada batas. Insyaallah..
هَلْ جَزَآءُ الْاِ حْسَا نِ اِلَّا الْاِ حْسَا نُ
"Tidak ada balasan untuk kebaikan selain kebaikan (pula)." (QS. Ar-Rahman: 60)