Andai saya diminta untuk memberikan daftar skill yang wajib dimiliki untuk bisa jadi pemenang di dalam kehidupan ini.
Salah satu daftar skill yang paling saya rekomendasikan agar dikuasai pertama-tama adalah..
Kemampuan Untuk Menerima Kenyataan.
Karena terlalu banyak orang yang hancur hidupnya, ternyata dimulai dari ketidakmampuannya menerima kenyataan.
Ia hidup di angan-angan atas gambaran hidup seperti orang lain. Menginginkan kenikmatan orang lain. Dan selalu marah dengan realita keadaan.
Hatinya penuh dengan penolakan di setiap nikmat yang Alloh kirimkan.
Kurang inilah, kurang itulah.
Kurang terus.
● Melihat suami sendiri selalu salah. Diam di rumah salah, kerja salah, main salah, jadi ultraman tambah salah.
● Apapun yang dilakukan istri selalu kurang tepat. Kurang gesit, kurang memahami isi hati, kurang cantik, kurang putih. Pokoknya kurang semua. Mungkin kurang banyak pula pinginnya.
● Melihat anak selalu kurang sempurna dan menganggap nggak bisa apa-apa. Nggak bisa pelajaran inilah, nggak bisa itulah, nggak bisa bantu orang tualah, nggak bisa saltolah, nggak bisa terbanglah, pokoknya kurang.
● Mengingat orang tua malah jadi jengkel dan menyangkal, kenapa tidak seperti orangtuanya si fulan. Yang punya perusahaan, punya warisan, punya jet, macem-macem.
● Rumah yang kurang luas lah, kendaraan yang kurang nyaman lah.. Dan seterusnya.
Hidup dalam keadaan selalu berhalusinasi akan kenikmatan yang terbaik, gampang dicapai dan praktis cara mendapatkannya.
Anak muda zaman sekarang menyebutnya "Halu".
Orang yang kebanyakan "Halu" akan susah merasakan bahagia. Mudah jatuh mentalnya.
Batinnya selalu terjebak dalam kekecewaan.
Mudah menyerah ketika ada tantangan berat di hadapannya.
Selalu berharap orang lain yang menyelesaikan masalahnya.
Dan yang paling menyebalkan..
Rata-rata orang seperti ini hidup dengan keinginan, berusaha seminimal mungkin, tapi hasilnya ingin semaksimal mungkin.
Karenanya.. kuasailah kemampuan untuk menerima kenyataan. Ridho atas apa yang hadir di tanganmu. Sebab itu adalah skill yang bisa jadi penyelamat hidupmu.
Jalani hidup dengan ikhlas dan menerima.
Dan di situlah kesuksesan bermula.
Bisa jadi selama ini semua nampak salah di mata kita, lantaran kurang bisanya kita menerima kenyataan. Terus ditipu pikiran sendiri agar menginginkan yang di luar genggaman.
Hati kurang ridho. Hati kurang menerima.
Padahal, sebenarnya yang dimiliki sudah lebih dari cukup saat;
1. hati bisa menerima kenyataan,
2. bersyukur atas yang ada,
3. dan berhenti membandingkan nikmat yang didapatkan dengan nikmatnya orang lain.