Tidak ada satupun hari yang buruk, yang ada hanyalah hati yang tidak sabaran dan keliru dalam merespon kejadian.
Tidak ada hari yang buruk yang Alloh sengaja berikan kepada seorang hamba. Kita saja yang terkadang terlalu beranggapan bahwa diri ini istimewa.
Berpikir bahwa tidak boleh ada yang salah.. semua harus berjalan dengan sesuai dan benar.
Merasa bahwa diri begitu mulia..
Sampai-sampai Merasa tidak berhak untuk mengalami sedikit cobaan dan ujian.
Semua harus sesuai gambar pikiran.
Semua harus sesuai inginnya hati.
Dan beginilah yang pada akhirnya membuat diri semakin gelap memandang kehidupan.
Semakin sulit melihat kasih sayang Alloh.
Maka siapapun yang hari ini merasakan harimu seolah sedang begitu buruk.. ingat 2 hal ini.
1. Kamu tidak sendiri. Alloh sedang melihatmu dan menjagamu. Alloh sedang melihat bagaimana responmu atas "sapaanNya" (a.k.a ujian). Semakin bagus responmu, Alloh akan berikan hadiah terbaik di akhir cerita.
2. Ini semua hanya bumbu agar hidup semakin seru. Agar ada sebab bagimu bisa berdoa dan mengaduh kepada Alloh. Lalu mengakui kelemahan sebagai hamba..
Dan itu adalah perilaku paling romantis yang Alloh harapkan dari seorang hamba ketika datang kepadaNya. Yakni mengaku lemah dan mengaku salah.
Sebagaimana Nabi Adam.. (QS. Al A'raf: 23)
Sebagaimana Nabi Yunus.. (QS. Al Anbiya: 87)
Sebagaimana Nabi Musa.. (QS. Al Qasas: 24)
Sebagaimana Nabi Ayyub.. (QS. Al Anbiya: 83)
Sebagaimana Nabi Yakub.. (QS. Yusuf: 86)
Sebagaimana Nabi Yusuf.. (QS. Yusuf: 33)
Yang semuanya mengaku lemah dan butuh pertolongan dari Alloh. Dan itulah yang menjadikan mereka menjadi orang-orang yang mulia, Sebagaimana Alloh ingin juga kita ada di kedudukan serupa.