Kenapa Alloh Subhanahu Wa Ta'ala mengingatkan manusia untuk tidak merasa lemah dan sedih..??
Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَلَا تَهِنُوْا وَ لَا تَحْزَنُوْا وَاَ نْتُمُ الْاَ عْلَوْنَ اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ
"Dan janganlah kamu (merasa) lemah, dan jangan (pula) bersedih hati, sebab kamu paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang yang beriman." (QS. Ali 'Imran: 139)
Ya karena dunia memang sekeras itu..
Kadang ujiannya begitu amat sangat dahsyat sampai membuat kita merasa lemah.
Belum habis satu perkara.. datang yang lain lagi.
Belum sempat bernafas lega.. datang yang baru lagi.
Dan kadang membuat hati berkata..
"Kapan ya Alloh selesainya??"
Belum lagi dengan begitu banyaknya hal yang mudah memikat hati. Dan begitu hati terpaut.. hal itu hilang dan pergi. Alhasil.. kita mengenalnya sebagai kesedihan.
Sedih sebab apa yang diharapkan begitu cepat hilang. Tak bertahan lama.
Itulah dunia.
Segala bentuk cinta kepada perihal dunia seringkali menjadi sebabnya kita jatuh dalam kesedihan.
Itulah sebabnya Alloh sudah mewanti-wanti. Dan di saat yang bersamaan juga memberi solusi.
Kalau ingin tetap kuat dan tidak sedih..
Satu solusinya. Jadilah seorang muslim.
Muslim dalam arti yang sebenarnya.
Yakni pasrah total.
Berserah diri kepada Alloh.
Tunduk dan patuh.
Mau sedahsyat apapun badainya..
Mau diambil kapanpun nikmatnya..
Manut dan pasrah. Karena ini semua kehendak Alloh. Dan insyaallah..
Ketika manut dan tawakal.
Hati akan kembali menemukan ketenangannya.
Insyaallah.. dengan begitu, jiwa lebih kokoh untuk kembali berhadapan dengan ujiannya dunia.
Dan ini solusi paling paten menghadapi dunia yang memang tetap akan begitu sifatnya.. untuk seterusnya dan selamanya.
Selalu membuat kita merasa takut. Dan berpotensi membuat kita merasa sedih.