KITA BIKIN ROMANTIS

07 May 2024 Andre Raditya

Bagi sebagian laki-laki, Romantis sering dianggap sebagai perilaku alay, tabu, enggak banget dan memalukan. 

Alhasil.. banyak yang malu atau enggan melakukan kepada pasangannya. 

Padahal.. 

Romantis dalam pernikahan itu perlu. 

Untuk menunjukkan bahwa menikah itu jauh lebih menyenangkan daripada pacaran.. 

dari zina.. 

Orang yang menikah harus jauh lebih Romantis dari mereka yang sedang mengumbar nafsu atas nama cinta. 

 

Jangan sampai orang yang menikah kalah dengan mereka yang pacaran. Tunjukkan bahwa nikah itu enaknya 5%. Sisanya uenakk buangettt..!!! 

Jangan sampai kemudian kaum muslimin berpikir.. "Ternyata menikah itu nggak enak." 

Sebab yang dirasakan setelah menikah adalah kekakuan, seram, serba serius. 

Tak ada lagi gimmick-gimmick manja yang mengundang tawa dan keromantisan. 

 

Hari ini.. 

Generasi kita diperlihatkan bahwa yang pacaran bisa suap-suapan, boncengan dengan mesra, menyapa dengan lembut, chattingan tanpa henti. 

Saling menanya kabar dengan sapaan Romantis dan sayang. Bahkan sampai sleep call.  

Yang semua mengesankan bahwa cinta dalam pacaran itu indah.  

 

Alhasil.. 

Fantasi mereka atas pacaran melambung tinggi. Pacaran lebih asyik. 

Sebab hal-hal seromantis itu mungkin tidak mereka lihat lagi dari orang-orang yang sudah menikah. Bahkan mungkin dari ayah dan ibunya.  

Lebih banyak berantem. 

Lebih banyak kakunya. 

Lebih banyak muka masamnya. 

Bahkan tak ada lagi sapaan sayang yang ditujukan kepada pasangannya. 

 

Sesekali, sering lebih bagus, romantis lah dengan pasangan.. 

🗣"Nggak papa kamu gendut. Biarpun kamu gendut, tetapi kamu tetep muat kok di hatiku." 

🗣"Ngeliat kamu tuh kaya ngeliat kamera. Bawaannya pengen senyum terus." 

🗣"Kayaknya, Aku gak butuh long weekend deh buat bahagia bun. Yang aku butuh itu Love you till the end." 

🗣"Sayang, kok matamu indah banget kayak buah chery, pipimu lucu kayak tomat, gigimu kayak bijih delima. Masyaallah.. mukamu kayak pasar buah." 

 

Wis pokoknya apapun caranya. 

Kalau belum bisa.. ya pura-pura dulu agar hati tidak mati rasa. 

Agar cinta tetap tumbuh dan menguat dalam pernikahan.  

Karena Rasulullah Shollallahu'alaihi wassallam telah mengajarkan kita menjadi laki-laki yang meskipun gagah perkasa dan berwibawa, namun juga tak meninggalkan sisi Romantis dalam dirinya. 

Memanggil istrinya dengan sapaan istimewa.. 

Berlomba lari bermain-main dengan istrinya.. 

Menonton pertunjukan bersama. 

Dan banyak lagi perilaku Romantis Rasulullah ï·º kepada istrinya sehingga membuat para istrinya begitu amat mencintai beliau. 

 

Maka ini jadi pelajaran sekaligus bahan muhasabah.  

Sudahkah kita membantu syiar islam dengan menunjukkan bahwa pernikahan kita Romantis?? 

Atau kita justru yang semakin mensyiarkan bahwa kehidupan pernikahan adalah kehidupan yang serba serius, seram, mencekam dan menegangkan?? Ini pernikahan apa film horor?? 

Bagikan Artikel Ini:

Artikel Lainnya

3 PEMBERIAN ALLOH YANG AMAT BESAR
andre raditya

3 PEMBERIAN ALLOH YANG AMAT BESAR

Kalau Alloh sudah memberikanmu 3 hal ini.. Maka berbahagialah. Sebab 3 hal ini sudah lebih dari cukup untuk membuatmu bahagia di dunia selamanya. D...

3 weeks ago Read
TAK BISA MELAWAN WAKTU
andre raditya

TAK BISA MELAWAN WAKTU

Ingatlah.. meski hari ini kamu kuat.. Terkenal, populer, punya banyak harta dan bisa mengakses semua kesenangan. Tapi ingatlah juga, suatu saat kam...

3 weeks ago Read
JANGAN BANYAK NGANGGUR
andre raditya

JANGAN BANYAK NGANGGUR

Pandai-pandailah jadi orang yang sibuk dalam amal sholeh. Cari kegiatan sebisamu.   Karena ketika engkau mulai banyak diamnya, banyak ngang...

3 weeks ago Read