ISTRI YANG MEMASAK

13 May 2024 Andre Raditya

Ada salah satu nasihat dari guru saya, yang nasihat ini layak untuk kita pertimbangkan. Dan termasuk di antara nasihat yang saya teruskan kepada santri-santri kami. 

 

➡️Bahwa salah satu sebab keberhasilan dalam rumah tangga. Termasuk juga sebab baiknya akhlak anak-anak dan bagusnya kualitas orang-orang dalam keluarga, dimulai dari istri yang gemar memasak. 

Karena istri yang gemar memasak bisa menjauhkan keluarganya dari makanan yang subhat bahkan haram. 

 

Jajan sesekali tentu boleh. 

Makan di luar sekali waktu, tentu juga bisa jadi sebab refreshing dalam membina keluarga. 

Namun jangan terlalu sering.. 

Sebab makanan paling berkah di dunia adalah masakannya para istri. 

Mungkin makanan di luar sana enak-enak dan menggugah selera.  

Tapi kita tak pernah bisa yakin dengan pasti kehalalannya. Apalagi keberkahannya. 

Terlebih di tempat-tempat yang, mohon maaf, kadang kebersihannya pun tidak diperhatikan.  

 

Masakan rumahan seorang istri insyaallah jauh lebih berkah dan lebih aman. 

Karena seorang istri dan ibu yang sholehah pasti akan memilih bahan makanan yang halal.  

Diolah dengan cara yang baik.  

Dimasak sambil beriring doa dan sholawat. 

Lalu disajikan dengan penuh cinta dan keikhlasan. 

✅️Kalau makanan model seperti ini yang dimakan setiap hari oleh anak-anak, maka daging yang tumbuh dari makanan ini pun akan penuh dengan keberkahan. 

 

Alhasil.. 

Belajar jadi lebih cepat paham. 

Ngapal jadi lebih cepat ingat. 

Enggan dan terjaga dari maksiat. 

Dan insyaallah, akhlaknya pun baik dan mudah diberi nasihat. 

✅️Para suami yang gemar makan makanan istri akan jauh dari sifat "nakal" di luar sana. Daging yang tumbuh dari makanan halal dan berkah akan menjaga hati pelakunya dari berbuat maksiat. Semangat mencari yang halal. 

 

Terlebih jika dalam setiap makanan yang dimasak ada doa.. 

🤲"Ya Alloh.. semoga dengan hamba memasak makanan ini. Jadi sebab Engkau memberikan ridho kepada keluarga hamba. Jadikan masakan ini rezeki yang berkah bagi kami yang memakannya. Dan jadikan makanan ini sebagai tenaga untuk kami beramal sholeh dan kuat menjauhi maksiat.." 

 

Karena banyak kerusakan akhlak dimulai dari tidak memperhatikan dan tidak peduli dengan makanan apa yang masuk ke dalam perutnya.  

Terlalu sering makan makanan dari luar rumah bisa jadi sebab berbahaya bagi perkembangan akhlak dan sifat penghuni rumah. 

 

Hingga dikisahkan dalam kitab Ta'lim Muta'alim.. 

Ada seorang ayah yang rela pindah mendekat di pondok anaknya belajar ilmu agama, agar bisa memasakkan sendiri makanan yang akan dimakan anaknya. 

➡️Sebab sang ayah punya pengharapan besar agar setiap makanan yang masuk jelas sumbernya dan halal keseluruhannya. Dan itu yang menjadikan anaknya menjadi seorang ulama. 

 

Makanan yang barokah itu membawa kebaikan.. 

Sumbernya dari nafkah halal dari seorang suami yang taat. Lalu dimasak oleh seorang istri yang berilmu, ikhlas dan penuh doa. Masyaallah.. 

Insyaallah.. lahir dari keluarga yang seperti ini generasi yang sholeh sholehah dan berakhlak mulia. 

 

Wahai para istri.. 

Masak yuk..!! Dan berikan makanan yang paling berkah untuk suami dan anak-anakmu. 

Makanan dari olahan tanganmu sendiri. 

 

Dan untuk para suami.. 

Jangan lupa berterimakasih lah kepada istrimu atas masakannya. Puji masakannya.  

Agar jadi penambah semangat bagi amal kebaikannya. 

Bagikan Artikel Ini:

Artikel Lainnya

3 PEMBERIAN ALLOH YANG AMAT BESAR
andre raditya

3 PEMBERIAN ALLOH YANG AMAT BESAR

Kalau Alloh sudah memberikanmu 3 hal ini.. Maka berbahagialah. Sebab 3 hal ini sudah lebih dari cukup untuk membuatmu bahagia di dunia selamanya. D...

3 weeks ago Read
TAK BISA MELAWAN WAKTU
andre raditya

TAK BISA MELAWAN WAKTU

Ingatlah.. meski hari ini kamu kuat.. Terkenal, populer, punya banyak harta dan bisa mengakses semua kesenangan. Tapi ingatlah juga, suatu saat kam...

3 weeks ago Read
JANGAN BANYAK NGANGGUR
andre raditya

JANGAN BANYAK NGANGGUR

Pandai-pandailah jadi orang yang sibuk dalam amal sholeh. Cari kegiatan sebisamu.   Karena ketika engkau mulai banyak diamnya, banyak ngang...

3 weeks ago Read