Saya baru nyadar..
Ternyata kehidupan ini hanya keras kepada mereka yang tidak fleksibel.
Kaku, dan ngotot dalam hal-hal yang tidak seharusnya dibikin ngotot.
Karena ternyata.. hidup ini hanya akan terasa nyaman tatkala kita punya sikap fleksibel.
Bayangkan misalnya..
Ada orang yang hidupnya punya prinsip,
"Kalau nikahnya nggak sama si dia, nggak mau."
"Kalau kerja nggak di tempat itu nggak mau."
"Kalau sekolah nggak di sekolah itu, nggak mau."
Betapa hidupnya pasti sering merasa sakit dan kecewa.
Orang yang hidupnya kaku dan tidak fleksibel.. justru malah sering menjadi orang yang paling mudah rapuh dan merasakan banyak kesakitan.
Sebab itu..
Akhirnya saya belajar, bahwa ternyata cara hidup yang membuat keadaan terasa lebih nyaman dan menyenangkan adalah MENJADI ORANG YANG FLEKSIBEL.
Ada banyak cara bagi Alloh untuk memberikan jalan sukses kepada hambaNya. Karena hidup ini bukan hanya tentang satu pilihan saja, dan harus itu.
Dunia ini fleksibel, dan hanya akan nyaman bagi mereka yang fleksibel.
Fleksibel itu adalah kata lain dari tawakal atas apa yang Alloh takdirkan. Karena siapa tahu.. itu lebih baik untuk kita.
Coba perhatikan..
Orang yang paling patah hati, justru adalah mereka yang selalu kaku dalam cinta.
Pokoknya hanya mau sama dia.
Padahal andai mau fleksibel, tidak berjodoh dengan si fulan, segera saja move on. Siapa tahu malah bisa ketemu dengan sosok yang lebih mencintai.
Kita yang sering kali mempersempit potensi takdir karena hanya mau dengan "yang itu".
Kurang fleksibel.
Fleksibel itu berarti siap ketemu kejutan dari Alloh.
Demikian pula dengan sekolah, tempat karir dan lainnya. Tidak keterima di satu tempat.. yang sudah, insyaallah ada yang lebih baik lagi.
Terima dan Qona'ah.
Karenanya Rasulullah ﷺ bersabda..
وَارْضَ بِما قَسَمَ الله لَكَ تَكُنْ أَغْنَى النّاسِ
''Ridholah dengan apa yang dibagikan Alloh untukmu, niscaya engkau menjadi orang yang paling kaya.'' (HR Tirmidzi).